Kogabwilhan III Pastikan Landasan Balinggama Kembali Siap Layani Penerbangan

  • 19 Jul 2026 19:24 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III), Letjen TNI Lucky Avianto, memimpin langsung proses evakuasi puing-puing pesawat Pilatus PK-RCY milik PT AMA yang terbakar di Distrik Balinggama, Papua Pegunungan, Sabtu (18/7/2026). Pesawat tersebut sebelumnya mengalami serangan yang mengakibatkan pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, meninggal dunia.

Dalam kegiatan tersebut, Letjen Lucky didampingi Kaskogabwilhan III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto bersama para pejabat utama Kogabwilhan III. Proses evakuasi turut melibatkan masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama yang bersama-sama membersihkan badan pesawat serta puing-puing yang masih berada di landasan udara perintis Balinggama.

Menurut Letjen Lucky, percepatan pembersihan lokasi dilakukan agar jalur transportasi udara yang menjadi satu-satunya akses keluar masuk Distrik Balinggama dapat kembali digunakan. Dengan normalnya operasional penerbangan perintis, distribusi logistik, pelayanan sosial, dan aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan kembali berjalan seperti semula.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan puing-puing pesawat tersebut menjadi bukti atas peristiwa penyerangan yang terjadi beberapa waktu lalu. Dalam keterangannya, Letjen Lucky menyebut tindakan yang dilakukan oleh TPNPB-OPM sebagai bentuk kekerasan yang telah merugikan masyarakat serta mengganggu pelayanan kemanusiaan di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, ia menilai aksi tersebut tidak hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga menghambat pelayanan keagamaan bagi masyarakat di Balinggama. Menurutnya, korban merupakan seorang pilot yang selama ini mendukung pelayanan bagi umat Kristiani melalui penerbangan perintis ke daerah pedalaman.

Sebelumnya, Satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III telah mengevakuasi jenazah Captain Nicholas F. Goselin dari lokasi kejadian menuju Timika setelah situasi keamanan di sekitar lokasi dinyatakan kondusif.

Letjen Lucky menjelaskan, proses evakuasi puing-puing dapat dilaksanakan dengan cepat setelah pasukan TNI berhasil mengamankan wilayah sekitar landasan. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembersihan dapat berlangsung tanpa hambatan.

Usai seluruh puing pesawat dibersihkan, Kogabwilhan III juga menempatkan personel Satgas TNI di sekitar lokasi sebagai bagian dari pengamanan. Keberadaan personel tersebut diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung kembali operasional penerbangan perintis menuju Distrik Balinggama.

Dengan dibukanya kembali akses penerbangan, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kembali layanan transportasi, distribusi kebutuhan pokok, serta pelayanan dari keuskupan dan gereja yang selama ini melayani wilayah pedalaman di Papua Pegunungan.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....