Presiden Minta Polri Terus Berbenah Demi Meningkatkan Kepercayaan Publik

  • 01 Jul 2026 11:34 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, profesional, humanis, dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman. Penegasan tersebut disampaikan dalam amanat Presiden pada Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dibacakan oleh Kapolda Papua Tengah di Nabire, Rabu 1 Juli 2026.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas nasional.

Mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat", Presiden menegaskan bahwa seluruh perjalanan pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui tugas melindungi, mengayomi, dan melayani secara profesional.

Presiden juga mengingatkan bahwa dinamika global yang ditandai dengan rivalitas geopolitik, perang siber, kejahatan lintas negara, hingga ketidakpastian ekonomi dunia menuntut Polri untuk semakin adaptif, prediktif, dan mampu merespons perubahan dengan cepat.

Menurut Presiden, Polri tidak lagi cukup bekerja secara reaktif, tetapi harus mampu membaca perkembangan situasi, memanfaatkan teknologi, serta menjawab meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Dalam amanat tersebut, Presiden juga memberikan lima arahan utama kepada seluruh jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia menghadapi ancaman multidimensi, meningkatkan fleksibilitas organisasi menghadapi lingkungan strategis yang dinamis, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan publik.

Presiden menekankan bahwa legitimasi Polri dalam negara demokrasi tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga oleh tingkat kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap anggota Polri diminta membangun budaya integritas, memperkuat komunikasi publik, serta cepat merespons kritik dan aspirasi masyarakat.

Menutup amanatnya, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai kehormatan dan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama mengenakan seragam kepolisian.

"Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju," demikian penegasan Presiden dalam amanatnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....