Mimika Perkuat Kolaborasi Strategis lewat Tiga Kesepakatan Baru
- 22 Jun 2026 20:26 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,Mimika - Pemerintah Kabupaten Mimika, PT Freeport Indonesia (PTFI), dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) resmi memperkuat kerja sama pembangunan daerah melalui penandatanganan tiga Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Jakarta, Rabu (17/6/2026). Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan ekonomi, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta pemanfaatan tailing untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Mimika.senin 21 juni 2026.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengatakan hubungan kerja sama antara Pemkab Mimika, PTFI, dan YPMAK selama ini telah berjalan baik dan perlu terus diperkuat. Menurutnya, penandatanganan MoU tersebut bertujuan meningkatkan kolaborasi yang lebih kuat demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mimika, khususnya suku Amungme, Kamoro, suku kerabat lainnya, serta seluruh masyarakat yang tinggal di Mimika.
Tony menjelaskan, kontribusi ekonomi PTFI kepada Kabupaten Mimika sepanjang periode 2019 hingga 2024 mencapai sekitar Rp22 triliun. Pada tahun 2025, kontribusi PTFI kepada daerah mencapai sekitar Rp4,8 triliun yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), royalti, dan pajak. Sementara pada tahun 2026, perusahaan telah menyetorkan sekitar Rp1,2 triliun dari pembagian keuntungan bersih perusahaan, sehingga total kontribusi kepada Kabupaten Mimika mencapai sekitar Rp6 triliun.

Selain kontribusi langsung kepada pemerintah daerah, PTFI juga terus menjalankan berbagai program investasi sosial dengan nilai sekitar 100 juta dolar Amerika Serikat setiap tahun. Program-program tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur guna memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengapresiasi penguatan kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi antara Pemkab Mimika, PTFI, dan YPMAK akan membuat berbagai program pembangunan yang selama ini berjalan secara terpisah menjadi lebih terintegrasi. Dengan demikian, dampak pembangunan dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran oleh masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, menyatakan bahwa nota kesepahaman ini akan memperkuat tata kelola serta keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat yang selama ini dijalankan. Menurutnya, kolaborasi yang semakin erat akan mempercepat pelaksanaan program dan meningkatkan manfaat yang diterima masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Mimika.
Selain kerja sama pengembangan masyarakat, Pemkab Mimika dan PTFI juga memperpanjang kesepakatan pemanfaatan tailing yang telah berlangsung sejak tahun 2006. Material tailing selama ini dimanfaatkan untuk pembangunan berbagai infrastruktur seperti jalan, jembatan, perkantoran, rumah ibadah, sekolah, fasilitas olahraga, hingga bandara. Melalui perpanjangan MoU tersebut, pemanfaatan tailing diharapkan dapat terus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Mimika.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....