Mimika Masih Pertahankan Guru Honorer di tengah Penyesuaian PPPK
- 15 Jun 2026 17:30 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, menyatakan bahwa kebijakan terkait keberlanjutan tenaga honorer, termasuk guru honorer, akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah serta kebijakan pimpinan daerah. Saat ditemui awak media, Senin 15 Juni 2026, Antonius menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki kondisi keuangan yang berbeda sehingga penerapan kebijakan terhadap tenaga honorer maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak bisa disamaratakan.
Menurutnya, terdapat sejumlah daerah yang saat ini mengalami penyesuaian atau pengetatan dalam pengelolaan tenaga PPPK. Namun, di Kabupaten Mimika kebijakan tersebut masih tetap dijalankan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.
“Semua tergantung pimpinan daerah melihat kemampuan keuangan daerah masing-masing. Ada daerah lain yang melakukan penyesuaian terhadap PPPK, tetapi di Kabupaten Mimika masih dijalankan,” ujar Antonius.
Terkait jumlah guru honorer yang masih aktif di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius menyebut jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 500 orang. “Guru honorer kurang lebih sekitar 500 orang,” katanya.
Meski demikian, Antonius menegaskan bahwa kebijakan ke depan terkait tenaga honorer akan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan daerah agar tidak membebani anggaran pemerintah daerah.
Ia berharap seluruh tenaga pendidik, baik yang berstatus ASN, PPPK maupun honorer, tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Mimika.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....