Mimika Kirim Putra-Putri Terbaik ke Pesparawi Nasional di Manokwari

  • 15 Jun 2026 17:27 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Mimika untuk mengikuti Pesparawi Nasional ke-XIV Tahun 2026 yang akan berlangsung di Manokwari, Provinsi Papua Barat. Pelepasan dilaksanakan dalam ibadah syukur yang digelar di Hotel Grand Tembaga, Mimika, Senin 15 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Mimika Fransiskus Bokeyau yang mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob, Ketua Harian LPPD Kabupaten Mimika beserta jajaran pengurus, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Persekutuan Gereja-Gereja di Kabupaten Mimika, Ketua FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta kontingen Pesparawi.

Dalam kesempatan itu, Fransiskus Bokeyau membacakan sambutan tertulis Bupati Mimika Johannes Rettob. Bupati menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Mimika, para pembina, pelatih, pendamping, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen untuk mengikuti ajang nasional tersebut.

Menurut Bupati, Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan paduan suara gerejawi, melainkan wadah pelayanan, pembinaan iman, pengembangan talenta, serta sarana mempererat persaudaraan umat Kristiani di seluruh Indonesia. Melalui pujian dan nyanyian rohani, peserta diajak memuliakan nama Tuhan serta membawa pesan damai dan sukacita.

Bupati juga menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Mimika dalam Pesparawi Nasional merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar. Para peserta yang berangkat tidak hanya membawa nama pribadi maupun gereja masing-masing, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Mimika di tingkat nasional.

Karena itu, seluruh peserta diharapkan menjaga kekompakan, disiplin, semangat pelayanan, serta sikap rendah hati selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kontingen Mimika diharapkan hadir bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi duta persaudaraan, kedamaian, dan kesaksian iman.

Selain itu, Bupati berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, etika, serta membangun komunikasi dan kerja sama yang baik selama berada di Manokwari. Momentum Pesparawi diharapkan menjadi pengalaman berharga untuk memperluas persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjut Bupati, akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang membangun karakter, memperkuat toleransi, dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan mental serta spiritual masyarakat.

Sementara itu, Pelatih Kontingen Pesparawi Mimika, Hugo Iwangin, mengatakan persiapan menuju Pesparawi Nasional telah dilakukan sejak kontingen kembali dari Pesparawi Provinsi Papua Tengah di Keerom. Setelah meraih prestasi sebagai juara di tingkat provinsi, persiapan menuju ajang nasional mulai dilakukan sejak Desember 2025.

Hugo menjelaskan bahwa Kabupaten Mimika akan tampil pada dua kategori, yakni Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) dan Solo Anak.

Kedua kategori tersebut berhasil meraih juara pada Pesparawi Provinsi sehingga berhak mewakili Papua Tengah di tingkat nasional. Ia menyebut kontingen telah menyiapkan tiga lagu yang terdiri dari satu lagu wajib, satu lagu pilihan terikat, dan satu lagu pilihan bebas.

Menurutnya, seluruh peserta telah dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi persaingan bersama 38 provinsi dari seluruh Indonesia yang akan bertanding di Manokwari. Meski demikian, ia menekankan bahwa tujuan utama keikutsertaan kontingen bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan sebagai bentuk pelayanan dan pewartaan kemuliaan Tuhan melalui puji-pujian.

“Kita pergi ke Manokwari untuk mewartakan kemuliaan nama Tuhan lewat puji-pujian. Itu motivasi yang selalu saya sampaikan kepada para penyanyi. Tidak ada beban untuk berkompetisi, tetapi bagaimana kita memberikan yang terbaik untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan,” ujar Hugo.

Dengan persiapan yang matang serta dukungan doa dari masyarakat Mimika, Pemerintah Kabupaten Mimika optimistis kontingen Pesparawi mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari.(Sandra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....