Kolaborasi Jadi Kunci Sukses Program Penurunan Stunting di Mimika

  • 09 Jun 2026 10:35 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan bahwa percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Mimika membutuhkan kerja sama dan kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak terkait. Menurutnya, upaya penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan harus melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta pemangku kepentingan lainnya.Senin 8 juni 2026

Emanuel Kemong mengatakan bahwa selama ini pemerintah telah memahami pentingnya penanganan stunting secara menyeluruh. Namun, yang perlu diperkuat saat ini adalah sinergi dan koordinasi antar-OPD agar program yang dijalankan dapat saling mendukung dan memberikan hasil yang lebih maksimal.

Ia menjelaskan bahwa banyak pihak yang memiliki peran dalam upaya penurunan stunting. Selain dinas yang bergerak di bidang kesehatan, terdapat pula instansi lain yang memiliki keterkaitan langsung dengan faktor-faktor penyebab stunting, termasuk lembaga masyarakat yang selama ini turut mendampingi program-program sosial di lapangan.

Menurutnya, stunting tidak boleh dipandang hanya dari satu sektor saja. Persoalan ini merupakan masalah multidimensi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, sehingga penyelesaiannya juga harus dilakukan secara terpadu melalui berbagai program yang saling terintegrasi.

Wakil Bupati mencontohkan bahwa aspek kesehatan memang menjadi faktor penting dalam penanganan stunting. Namun demikian, sanitasi dan kebersihan lingkungan juga memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Lingkungan yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko penyakit yang berdampak pada kondisi gizi anak.

Selain itu, ketersediaan rumah yang layak huni juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Emanuel menegaskan bahwa stunting bukan semata-mata persoalan makanan atau asupan gizi, tetapi juga berkaitan dengan kualitas hidup keluarga secara keseluruhan, termasuk kondisi tempat tinggal dan akses terhadap layanan dasar.

Untuk memperkuat koordinasi, Pemerintah Kabupaten Mimika berencana membangun mekanisme kerja yang lebih terintegrasi dalam penanganan stunting. Ia mengusulkan adanya satu wadah atau sistem terpadu yang dapat menjadi pusat koordinasi berbagai program penurunan stunting sehingga seluruh pihak dapat bekerja dengan arah yang sama.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah dapat memetakan permasalahan stunting secara lebih jelas dan menentukan langkah-langkah penanganan secara bertahap sesuai kebutuhan setiap wilayah. Emanuel berharap kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Kabupaten Mimika.(Sandra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....