SPPG di Mimika Mulai Berjalan, Pemkab Fokus Pantau Wilayah 3T
- 05 Jun 2026 19:08 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya sempat mengalami kendala kini telah berjalan dengan baik.Jumat 05 juni 2026
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, seluruh SPPG yang telah disiapkan saat ini sudah beroperasi dan berbagai permasalahan teknis yang sebelumnya ditemukan telah diperbaiki.
Menurut Emanuel, kendala utama yang sempat ditemukan di sejumlah lokasi adalah terkait instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Namun, setelah dilakukan perbaikan oleh pihak pengelola, fasilitas tersebut kini dinyatakan telah memenuhi persyaratan.
"Sesuai laporan yang kami terima, semuanya sudah berjalan dengan baik. Masalah yang sebelumnya ditemukan rata-rata hanya terkait IPAL, dan saat ini sudah diperbaiki," ujar Emanuel saat ditemui awak media.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Mimika masih akan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan kesiapan dan pelaksanaan program tersebut di lapangan.
Selain memantau SPPG yang telah beroperasi, pemerintah daerah kini mulai memfokuskan perhatian pada pengembangan layanan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Emanuel menyebutkan sejumlah lokasi di kawasan pinggiran telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Beberapa titik yang telah dilaporkan siap berada di wilayah Mapurujaya dan sekitarnya. Namun, pemerintah daerah masih perlu melakukan verifikasi lapangan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum program dijalankan secara penuh.
"Kami akan berkoordinasi dengan BGN untuk bersama-sama meninjau lokasi-lokasi yang sudah disiapkan, terutama di wilayah 3T," katanya.
Emanuel menambahkan, hingga saat ini layanan SPPG masih beroperasi di kawasan perkotaan dan belum menjangkau seluruh wilayah 3T di Kabupaten Mimika. Menurutnya, penerapan program di daerah terpencil memerlukan penyesuaian pola pelayanan sesuai kondisi geografis dan ketersediaan sarana pendukung.
Meski demikian, pemerintah optimistis pengembangan layanan pemenuhan gizi ke wilayah-wilayah terpencil dapat segera dilakukan setelah seluruh kesiapan infrastruktur dan teknis dipastikan terpenuhi. (Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....