Empat Warga Pendulang Emas Berhasil Dievakuasi ke Tanah Merah

  • 27 Mei 2026 20:16 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika – Koops TNI Habema kembali berhasil mengevakuasi masyarakat pendulang emas yang mengungsi akibat aksi kekerasan penembakan yang dilakukan kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Selasa 26 mei 2026.

Sebanyak empat orang pendulang emas berhasil dievakuasi dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel menggunakan satu unit perahu long boat.

Keempat warga sipil tersebut masing-masing bernama Yudisthira D. Mudina, Wahyudi, Marjuna Antore, dan Nataniel Tandukalu. Setibanya di Pelabuhan Iwot, para pengungsi langsung menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendataan lebih lanjut oleh petugas.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol M. Wirya Arthadiguna mengatakan pihaknya terus melaksanakan langkah pengamanan, koordinasi, dan pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di wilayah Tanah Merah dan sekitarnya.

“Personel Satgas Koops TNI Habema masih terus meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut guna memastikan tidak adanya gangguan keamanan yang terjadi kembali,” ujarnya.

Selain itu, pihak Koops TNI Habema juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal yang bertentangan dengan ketentuan pemerintah. Aktivitas pertambangan tanpa izin dinilai tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi memicu gangguan keamanan, konflik sosial, serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Koops TNI Habema menegaskan akan terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjamin keamanan jalur evakuasi dan stabilitas wilayah Papua Pegunungan dari berbagai ancaman kelompok bersenjata.

Melalui upaya tersebut, masyarakat diajak meninggalkan konflik dan bersama-sama membangun Papua sebagai tanah damai, tanah harapan, dan masa depan generasi Papua melalui pendidikan, persaudaraan, serta kehidupan yang aman dan sejahtera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....