Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Agung Babussalam Berlangsung Khidmat

  • 27 Mei 2026 11:33 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Babussalam pada Rabu pagi pukul 07.00 WIT berlangsung khidmat dan diikuti ribuan jamaah, pada hari Rabu 27 mei 2026. Meski cuaca kurang mendukung, umat Muslim tetap melaksanakan ibadah dengan penuh kekhusyukan hingga selesai. Bertindak sebagai khatib yakni Ketua MUI kab Mimika KH.Muhamman Amin Ar.SAg.SPd.Mm. MPd sementara imam dipimpin oleh Haji Musriyadi.

Dalam khutbahnya, khatib mengajak umat Islam untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT dengan memperbanyak takbir, tahmid, dan pujian kepada-Nya. Tema khutbah yang disampaikan mengangkat keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT, khususnya tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah di atas kepentingan duniawi.

Imam Masjid Agung Babussalam ustadz H musriadi , mengatakan jumlah jamaah yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari seribu orang, termasuk jamaah yang melaksanakan salat hingga di luar area masjid. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini berjalan lancar dan penuh kebersamaan.

Selain itu, pihak masjid juga menyampaikan pesan kepada umat agar terus menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Mimika. Menurutnya, semangat pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail harus menjadi teladan dalam mempererat silaturahmi dan menjaga persaudaraan di tengah masyarakat Papua yang majemuk.

Ia juga menjelaskan bahwa Idul Adha merupakan momentum ibadah kurban bagi umat Islam yang memiliki kemampuan harta untuk berbagi kepada sesama, terutama masyarakat kurang mampu. Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada warga sekitar masjid dan masyarakat yang membutuhkan.

Untuk pelaksanaan kurban tahun ini, Masjid Agung Babussalam menyiapkan delapan hewan kurban yang terdiri dari lima ekor sapi dan tiga ekor kambing. Seluruh hewan kurban tersebut berasal dari sumbangan jamaah melalui sistem arisan kurban dan infak masyarakat, tanpa bantuan dari pemerintah.

Rencananya, proses penyembelihan hewan kurban ,dilakukan pada hari yang sama setelah pelaksanaan salat Idul Adha. Pihak masjid juga menunggu kehadiran petugas pemeriksa kesehatan hewan dari pemerintah untuk memastikan kelayakan hewan kurban sebelum disembelih.

Pembagian daging kurban akan diprioritaskan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar Masjid Agung Babussalam. Namun apabila masih terdapat kelebihan, daging kurban juga akan dibagikan kepada masyarakat lain yang membutuhkan di wilayah Mimika.(Sandra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....