Pendeta Abriani Ngangangor: Karunia Roh Harus Dipakai untuk Membangun Jemaat
- 25 Mei 2026 20:28 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Ibadah Pencurahan Roh Kudus kedua di Jemaat GKI Silo Kalibobo berlangsung penuh penghayatan pada Senin 25 Mei 2026. Firman Tuhan yang diambil dari pembacaan Alkitab 1 Korintus 14:1-25 dengan perikop “Sekali lagi tentang Karunia Roh”disampaikan oleh Pendeta Abriani Ngangangor, S.Si Teol.
Dalam khotbahnya, Pdt. Abriani menegaskan bahwa tujuan utama karunia Roh Kudus adalah untuk membangun, menasihati, dan menghibur jemaat. Ia mengingatkan bahwa setiap pelayanan harus dilakukan dengan kasih dan akal budi agar membawa dampak rohani bagi sesama serta memuliakan Allah.
Mengacu pada surat Rasul Paulus kepada jemaat Korintus, Pdt. Abriani menjelaskan bahwa kasih harus menjadi dasar utama dalam setiap karunia rohani. Menurutnya, karunia Roh akan kehilangan makna bahkan berpotensi menimbulkan kesombongan apabila tidak dilandasi kasih yang tulus.
Ia juga menyoroti pentingnya pelayanan yang membangun jemaat, bukan untuk memamerkan kemampuan diri. Dalam konteks itu, Rasul Paulus lebih menekankan karunia bernubuat atau menyampaikan firman Tuhan yang dapat dimengerti jemaat dibandingkan bahasa roh tanpa penafsiran. Sebab, firman yang dipahami dapat membangun iman, memberi nasihat, serta menghibur banyak orang.
Selain itu, jemaat diajak menjaga keseimbangan antara roh dan akal budi dalam ibadah. Pendeta Abriani menegaskan bahwa ibadah harus membawa pengertian sehingga setiap orang dapat memahami firman Tuhan dan bersama-sama memuliakan Allah.
“Ibadah yang dilakukan dengan tertib dan penuh pengertian akan menjadi kesaksian yang hidup bagi orang lain,” ungkapnya dalam khotbah tersebut.
Pada bagian akhir khotbah, jemaat diajak melakukan introspeksi terhadap pelayanan yang dilakukan di gereja, apakah benar-benar untuk membangun iman jemaat atau justru mencari pengakuan diri. Jemaat juga diingatkan untuk menyampaikan firman Tuhan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti agar pesan Kristus dapat diterima dengan jelas oleh semua orang.
Suasana ibadah berlangsung khusyuk dengan pujian, doa, dan perenungan firman Tuhan yang diikuti seluruh jemaat. Momentum Pencurahan Roh Kudus ini diharapkan semakin memperkuat kehidupan iman dan pelayanan jemaat di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....