Bupati Mimika Dorong Inovasi Wisata Mangrove Berbasis Masyarakat

  • 22 Mei 2026 20:08 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Pemerintah Kabupaten Mimika terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah melalui inovasi wisata berbasis masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Mimika Johannes Rettob saat membahas pengembangan wisata mangrove di Mimika.Pada Kamis 21 mei 2026.

Bupati mengatakan, sektor pariwisata tidak hanya dinilai dari pendapatan langsung daerah, tetapi juga dari dampak ekonomi berantai atau multiplier effect yang mampu menggerakkan berbagai sektor lain. Menurutnya, pengembangan wisata harus dibarengi dengan inovasi agar mampu menarik wisatawan datang ke Mimika.

Ia menilai potensi wisata mangrove di Mimika sangat besar jika dikelola dengan baik dan dikemas menjadi destinasi menarik. Bahkan, Bupati berencana mendorong adanya agenda wisata atau event rutin setiap bulan guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Mimika.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya promosi wisata daerah secara masif. Ia mencontohkan promosi patung Binturong yang dipasang di kawasan Danau Toba sebagai strategi menarik perhatian masyarakat luar agar tertarik datang ke Mimika.

Menurutnya, promosi tidak akan berhasil tanpa adanya objek wisata yang benar-benar dikembangkan secara maksimal di daerah. Karena itu, ia meminta seluruh pihak terkait menghadirkan konsep wisata kreatif yang mampu memberikan pengalaman baru bagi wisatawan.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menegaskan pengembangan wisata mangrove harus melibatkan masyarakat asli sebagai pemilik wilayah. Menurutnya, masyarakat setempat perlu diberi ruang menjadi pengelola kawasan wisata agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung.

Ia mengatakan masyarakat bisa dilibatkan sebagai pengelola perahu wisata, penjaga kawasan, hingga pelaku ekonomi kreatif seperti kerajinan ukiran, anyaman, dan pertunjukan budaya. Dengan keterlibatan masyarakat, kawasan mangrove diyakini dapat dijaga sekaligus berkembang menjadi destinasi wisata unggulan.

Wakil Bupati juga mengusulkan pengembangan wisata edukasi di kawasan mangrove, seperti budidaya kepiting dan wisata susur sungai menggunakan perahu. Menurutnya, konsep wisata sederhana namun unik dapat menarik banyak wisatawan jika dikemas secara menarik dan dikelola secara berkelanjutan.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....