Lurah Oyehe Buka Suara Soal Video Viral Pembagian Bantuan Beras di Nabire
- 20 Mei 2026 09:20 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Lurah Oyehe, Yohan Marei, memberikan penjelasan terkait video viral mengenai pembagian bantuan beras kepada warga di wilayah Kelurahan Oyehe, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Klarifikasi tersebut disampaikan pada Rabu 20 Mei 2026.
Yohan Marei menegaskan proses penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan menyesuaikan dengan jumlah stok beras yang tersedia.
Menurutnya, seluruh bantuan beras yang diterima kelurahan sudah disalurkan kepada warga oleh petugas pembagi dan staf yang ditugaskan. Ia juga membantah adanya informasi yang menyebut penyaluran dilakukan secara tidak adil.
“Semua beras yang tersedia sudah dibagikan kepada masyarakat sesuai jumlah stok yang ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum penyaluran dilakukan, pihak kelurahan terlebih dahulu berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai jumlah bantuan dan data kebutuhan masyarakat penerima.
Namun demikian, Yohan mengakui masih ada sebagian warga yang belum menerima bantuan karena keterbatasan stok beras di Kelurahan Oyehe. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi kendala utama dalam proses pembagian bantuan.
Selain itu, proses penyaluran juga diklaim dilakukan secara terbuka dengan pengawasan aparat keamanan untuk memastikan bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Babinsa dan pihak kepolisian ikut mendampingi selama pembagian berlangsung hingga selesai,” katanya.
Terkait adanya keluhan dari sejumlah pedagang di Pasar Oyehe, pihak kelurahan menyebut prioritas bantuan diberikan kepada warga yang dinilai paling membutuhkan secara ekonomi.
“Kami mendahulukan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan,” ucapnya.
Yohan Marei juga menyoroti minimnya stok bantuan beras yang diterima Kelurahan Oyehe dibandingkan beberapa wilayah lain di Kabupaten Nabire. Saat ini, stok beras yang tersedia disebut sekitar 14 ton, sementara jumlah penduduk terus meningkat.
Ia berharap masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum dipastikan kebenarannya serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....