Kenaikan Yesus Dorong Anak Muda Papua Tengah Jadi Pembawa Harapan

  • 16 Mei 2026 11:12 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Peringatan Kenaikan Yesus Kristus dimaknai sebagai momentum memperkuat nilai kasih, kedamaian, dan harapan di tengah kehidupan masyarakat Papua Tengah, khususnya bagi generasi muda.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii mengatakan makna Kenaikan Yesus tidak dapat dipisahkan dari perjalanan hidup, kematian, kebangkitan, hingga naik ke surga.

“Kenaikan Tuhan Yesus ke surga tidak bisa terlepas dari kematian dan kebangkitan. Jadi seperti Yesus sebagai sisi manusia biasa, dia hidup, mati, dan bangkit. Sesudah kebangkitan, itu naik ke surga dan itu yang dirayakan pada hari ini,” ujarnya di Nabire, Kamis 14 Mei 2026.

Menurutnya, peringatan tersebut juga menjadi pengingat bagi umat Kristiani untuk meninggalkan sikap amarah, ketidakjujuran, dan ketidakterbukaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kepada umat Nasrani yang sementara belum merasa bahwa diterima Yesus sebagai juru selamat, diharapkan supaya mereka mampu menerima Yesus dan segala bentuk amarah. Tidak kejujuran, tidak keterbukaan, tidak mampu melayani sama-sama harus berubah,” katanya.

Ia menambahkan, nilai kebaikan dan pelayanan yang dicontohkan Yesus diharapkan mampu membawa suasana damai bagi Papua Tengah.

Sementara itu, pemudi gereja Erika Yohanis menilai momentum Kenaikan Yesus Kristus juga relevan bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi media sosial saat ini.

Menurut Erika, anak muda perlu menjadi pembawa pengaruh positif dan mampu menyaring informasi yang beredar di media sosial.

“Semoga di momen kenaikan Yesus Kristus ini kita sebagai orang muda Katolik itu mampu menjadi garam dan terang bagi dunia. Apalagi sekarang arus informasi terutama di media sosial itu sangat-sangat butuh filter,” ujarnya.

Ia berharap generasi muda dapat menjadi teladan bagi lingkungan sekitar dengan menghadirkan informasi yang baik dan membangun.

“Jadi kita sebagai orang muda Katolik menjadi terang bagi teman-teman kita, mengarahkan mana informasi yang harus diterima dan mana yang harus ditolak,” katanya.

Melalui momentum Kenaikan Yesus Kristus, umat Kristiani di Papua Tengah diharapkan terus memperkuat iman, menjaga persaudaraan, serta menghadirkan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....