HUT Pattimura ke-209, Obor Perjuangan Menyala di Nabire
- 15 Mei 2026 19:15 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Semangat perjuangan Kapitan Pattimura kembali menyala di Kabupaten Nabire melalui prosesi pembakaran obor dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-209 Kapitan Pattimura yang digelar di Tugu Pattimura, Jumat 15 Mei 2026.
Prosesi tersebut diikuti masyarakat Maluku di Nabire sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura sekaligus mempererat persaudaraan masyarakat Maluku di tanah rantau.
Suasana khidmat terlihat saat api obor mulai dinyalakan sebagai simbol perjuangan, keberanian, serta semangat nasionalisme yang diwariskan Kapitan Pattimura kepada generasi penerus.
Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Maluku yang terus menjaga dan melestarikan nilai perjuangan Pattimura di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah.
“Tentunya kami selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire, saya Wakil Bupati Nabire mewakili Bupati Nabire dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire, menyampaikan rasa bangga, terima kasih, serta penghormatan yang luar biasa kepada warga Maluku di Kabupaten Nabire,” ujarnya.

Menurutnya, prosesi penyalaan Obor Pattimura bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga simbol perjuangan, kepahlawanan, keberanian, dan nasionalisme yang harus diwariskan kepada generasi muda.
Ia berharap semangat persatuan yang dikenal dalam falsafah pela gandong dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Nabire tanpa memandang perbedaan suku maupun agama.
Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Maluku Kabupaten Nabire, Edward A. Berhitu, menjelaskan prosesi pembakaran obor memiliki sejarah panjang dalam perjuangan rakyat Maluku melawan penjajah Belanda.
Ia mengatakan, perjuangan Kapitan Pattimura dimulai dengan menyalakan api obor di Gunung Saniri, Negeri Tuhaha, Pulau Saparua, sebelum akhirnya digunakan untuk mengumpulkan masyarakat Maluku melawan penjajah.

“Obor tersebut kemudian dibawa berlari mengelilingi desa-desa di wilayah Maluku Tengah. Pada hari itu, 15 Mei, mereka dipimpin Kapitan Pattimura untuk melakukan perjuangan dan peperangan besar hingga berhasil merebut Benteng Duurstede,” kata Edward.
Menurut Edward, tradisi pembakaran obor terus dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan para pahlawan Maluku sekaligus memperkenalkan nilai perjuangan kepada generasi muda.
Ia berharap generasi muda Maluku tetap mempertahankan karakter cinta tanah air, memiliki harga diri, serta menjaga persaudaraan dengan seluruh masyarakat di Nabire.
Melalui peringatan Hari Pattimura ke-209 ini, masyarakat Maluku di Nabire berharap semangat perjuangan dan kebersamaan terus terjaga demi membangun Nabire yang lebih maju dan harmonis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....