Sampah dan Drainase Tersumbat Jadi Penyebab Banjir di Timika

  • 14 Mei 2026 14:39 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika — Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun Pada Kamis 14 mei 2026, menyampaikan bahwa persoalan sampah masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir di sejumlah wilayah di Timika. Hal itu disampaikannya saat ditemui awak media terkait kondisi lingkungan dan drainase di wilayah perkotaan.

Menurut Merlyn, banjir yang terjadi di belakang kantor pos beberapa hari lalu disebabkan oleh saluran drainase yang tertutup sampah dan timbunan material lainnya. Akibatnya, aliran air tidak dapat berjalan lancar saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.

Ia menjelaskan, kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Sampah rumah tangga yang dibuang ke parit maupun saluran air menyebabkan drainase cepat tersumbat dan menimbulkan genangan di sejumlah titik.

Selain menghambat aliran air, kondisi drainase yang dipenuhi sampah juga berdampak terhadap kebersihan lingkungan. Genangan air yang terjadi dapat memicu berbagai masalah kesehatan serta merusak fasilitas umum dan akses jalan masyarakat.

Pemerintah Distrik Mimika Baru saat ini sedang melakukan perbaikan dan pembersihan parit di beberapa lokasi yang dianggap rawan banjir. Langkah tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko terjadinya banjir kembali ketika hujan turun.

Merlyn mengatakan, pemerintah terus berupaya melakukan penanganan melalui kegiatan normalisasi drainase dan pengangkutan sampah secara rutin. Namun, menurutnya, upaya tersebut harus didukung dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia juga mengimbau warga agar tidak lagi membuang sampah ke saluran air maupun di pinggir jalan. Menurutnya, penanganan persoalan banjir bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh masyarakat.

Permasalahan sampah dan banjir kini menjadi tantangan lingkungan perkotaan di Timika yang perlu ditangani secara bersama. Dengan drainase yang bersih dan kesadaran masyarakat yang meningkat, diharapkan risiko banjir di wilayah Distrik Mimika Baru dapat diminimalkan.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....