ASN Papua Tengah Diperkuat Nilai Spiritual Lewat Ibadah dan Pengajian

  • 14 Mei 2026 07:59 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong penguatan nilai spiritual bagi aparatur sipil negara melalui kegiatan ibadah oikumene dan pengajian rutin ASN, non-ASN, serta Dharma Wanita Persatuan yang digelar Rabu, 13 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah dan Guest House Jalan Merdeka Nabire tersebut mengangkat semangat pelayanan yang humanis, damai, dan penuh keikhlasan di lingkungan pemerintahan.

Dalam Ibadah Oikumene ASN dan non-ASN Pemerintah Provinsi Papua Tengah, tema yang diangkat yakni “ASN Sebagai Pelayan yang Membawa Damai dan Harapan.” Sementara pengajian ASN mengusung tema “Ikhlas dalam Pengabdian, Istiqamah dalam Amanah.”

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii mengatakan ibadah tidak boleh dipandang hanya sebagai rutinitas semata, tetapi harus berdampak pada kualitas pelayanan ASN kepada masyarakat.

“Sering kali orang melihat ibadah hanya sebagai rutinitas, padahal ibadah di sini tidak bisa terlepas dari pelayanan dan hasil kerja mereka. Jadi dalam menjalankan tugas, ASN harus mengandalkan Tuhan tanpa memandang agama,” ujarnya.



Menurutnya, tema yang diangkat juga relevan dengan kondisi sosial masyarakat Papua Tengah saat ini. ASN dan non-ASN diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang menyentuh masyarakat sehingga tercipta rasa damai dan harmonis.

“Pelayanan itu harus benar-benar menyentuh, supaya masyarakat tidak protes, tidak marah-marah, tetapi merasa damai dan harmonis. Itu yang diharapkan dari tema hari ini,” katanya.

Ia menjelaskan, FKUB selama ini juga aktif mendampingi berbagai program pemerintah melalui doa bersama dan kunjungan ke sejumlah OPD, rumah sakit, hingga lokasi pembangunan kantor pusat pemerintahan.



Sementara itu, dalam pengajian rutin ASN, Ustaz Khairil Amrillah menyoroti tingginya antusiasme pegawai laki-laki yang hadir dalam kegiatan tersebut meskipun cuaca hujan mengguyur Kota Nabire sejak pagi.

“Mudah-mudahan ini menjadi salah satu tanda bahwa ASN Provinsi Papua Tengah memiliki semangat luar biasa dalam melaksanakan pengajian rutin, sesuai tema hari ini: Ikhlas dalam Pengabdian dan Istiqamah dalam Amal,” katanya.

Dalam tausiahnya, ia menjelaskan makna ikhlas melalui Surah Al-Ikhlas yang menurutnya justru tidak pernah menyebut kata “ikhlas” di dalam ayatnya.

“Kalau ada orang mengatakan dirinya ikhlas tetapi terlalu sering menyebut kata ikhlas, mungkin justru keikhlasannya perlu dipertanyakan. Karena Surah Al-Ikhlas sendiri tidak pernah menyebut kata ikhlas di dalam ayatnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan ASN agar tidak meninggalkan kebaikan karena takut penilaian manusia, maupun melakukan kebaikan semata demi pujian manusia.

Melalui kegiatan kerohanian lintas agama tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap nilai toleransi, keikhlasan, dan semangat pelayanan dapat terus tumbuh di kalangan ASN maupun non-ASN dalam menjalankan tugas kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....