Wisuda STT Spirit Timika Tegaskan Komitmen Pelayanan di Tanah Papua

  • 08 Mei 2026 14:39 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID,Mimika - Sekolah Tinggi Teologi (STT) Spirit Tondano Cabang Timika menggelar Wisuda Angkatan XIII yang berlangsung di Ballroom Grand Tembaga Hotel, Jumat 08 mei 2026. Sebanyak 20 wisudawan resmi menyelesaikan pendidikan mereka, mulai dari jenjang sarjana hingga doktoral.

Ketua STT Spirit Tondano, Pdt Frangky Rawung, menyampaikan bahwa wisuda kali ini merupakan angkatan ke-13 jika dihitung dari pusat STT Spirit di Tondano, sementara untuk cabang Timika merupakan angkatan ke-5.

Ia menjelaskan, para lulusan terdiri dari mahasiswa pascasarjana serta program lainnya yang telah menyelesaikan proses pendidikan teologi dan pelayanan. Menurutnya, keberadaan STT Spirit di Timika menjadi bagian penting dalam membina putra-putri daerah melalui pendidikan teologi.

Pdt Frangky berharap ke depan Timika dapat berkembang menjadi pusat kampus STT Spirit. Ia mengaku optimistis karena selama lima angkatan pelaksanaan pendidikan di Timika, terdapat dukungan besar dari para hamba Tuhan maupun masyarakat setempat.

Selain itu, ia menilai banyak mahasiswa memperoleh pengalaman dan pembelajaran pelayanan yang tidak mereka dapatkan di tempat lain. Hal tersebut terlihat dari berbagai tesis mahasiswa yang mengangkat tema pelayanan misi dan penginjilan.

Menurutnya, sejumlah mahasiswa bahkan menulis tesis berdasarkan pengalaman nyata mereka dalam pelayanan penginjilan di berbagai daerah hingga akhirnya melayani di Timika. Ia menegaskan, visi STT Spirit berlandaskan Amanat Agung dalam Injil Matius 28 ayat 20 tentang mengajar dan memberitakan firman Tuhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika, Yan Selamat Purba, selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa wisuda kali ini meluluskan enam mahasiswa program Sarjana Teologi (S1), 12 mahasiswa Magister Teologi, serta dua mahasiswa program doktor.

Ia mengatakan proses pendidikan dijalani dengan penuh perjuangan melalui perkuliahan tatap muka setiap Senin dan Jumat, serta pembelajaran daring melalui Zoom maupun Facebook pada hari Sabtu.

Yan Purba juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjalankan tugas penginjilan, karena menurutnya pelayanan pemberitaan Injil bukan hanya tugas pendeta, melainkan tanggung jawab bersama.(Sandra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....