Doa Bersama Pemprov Papua Tengah, Serukan Pemulihan Daerah

  • 05 Mei 2026 03:17 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar ibadah dan doa bersama yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat, sebagai upaya memohon pemulihan atas berbagai persoalan di daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin 4 Mei 2026, menjadi momentum refleksi spiritual bagi para pemimpin daerah dan masyarakat.

Ibadah ini mengangkat firman Tuhan dari 2 Tawarikh 7 ayat 12 hingga 15, yang menekankan pentingnya kerendahan hati, doa, serta pertobatan sebagai kunci pemulihan suatu negeri.


Sejumlah kepala daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Nabire, Bupati Paniai, serta Sekretaris Daerah Papua Tengah. Kehadiran para pemimpin ini menjadi simbol sinergi lintas wilayah dalam membangun Papua Tengah yang lebih baik.

Selain memohon pemulihan daerah, doa yang dipanjatkan juga mencakup berbagai aspek penting, seperti pendidikan, kesehatan, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.


Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam doanya menyampaikan harapan agar Tuhan memulihkan kondisi daerah serta menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi.

“Benar Tuhan, Engkau pulihkan negeri kami ini, hari ini hamba-Mu berdiri di hadapan-Mu. Sebagai manusia biasa yang Tuhan kasih kesempatan untuk pimpin negeri ini,” ujar Gubernur Meki Nawipa dalam doanya.

Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa Tuhan mengetahui seluruh kondisi yang terjadi di Papua Tengah, baik di wilayah pesisir maupun pegunungan.

Sementara itu, Bupati Nabire, Mesak Magai, dalam doanya menekankan pentingnya pertobatan serta kerja keras masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun daerah.


“Kami menaikkan dua pokok doa kepada-Mu… kami percaya hanya Engkau satu-satunya jawaban atas setiap persoalan yang kami hadapi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap tercipta kesadaran bersama bahwa pemulihan daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembenahan moral dan spiritual seluruh elemen masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....