Pemprov Dorong Perubahan Persepsi KB di Papua Tengah
- 30 Apr 2026 17:47 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong perubahan persepsi masyarakat terhadap program keluarga berencana melalui pendekatan yang lebih humanis dan berbasis budaya lokal.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan Pertemuan Pengembangan Strategi Operasional Promosi dan Konseling Kesehatan Reproduksi yang digelar Kamis, 30 April 2026 di Hotel Carmel Kalibobo Nabire.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa program keluarga berencana bukan untuk membatasi jumlah anak, melainkan membantu keluarga dalam merencanakan kehidupan yang sehat dan berkualitas.
Kepala Dinas P3AKB Papua Tengah, Agustinus Bagau, mengatakan bahwa tantangan utama di Papua Tengah adalah masih kuatnya persepsi keliru terkait kesehatan reproduksi dan keluarga berencana.

“Terkait kegiatan yang kita lakukan hari ini adalah bagaimana delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah benar-benar melihat bagaimana reproduksi ibu-ibu. Yang jelas kita ketahui bahwa memang Papua Tengah ini cukup berat untuk mengurus tentang reproduksi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan harus mampu menyesuaikan dengan kondisi sosial budaya masyarakat agar pesan dapat diterima dengan baik.
Selain itu, peran keluarga juga menjadi fokus utama, di mana tidak hanya ibu, tetapi juga ayah diharapkan turut terlibat dalam pengasuhan anak.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam menyampaikan pentingnya kesehatan reproduksi kepada masyarakat luas.
Dengan demikian, kualitas hidup keluarga di Papua Tengah diharapkan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....