Kearifan Lokal Jadi Strategi Edukasi Kesehatan Reproduksi
- 30 Apr 2026 17:25 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong penggunaan pendekatan kearifan lokal dalam promosi dan konseling kesehatan reproduksi kepada masyarakat.
Upaya ini dilakukan melalui kegiatan Pertemuan Pengembangan Strategi Operasional Promosi dan Konseling Kesehatan Reproduksi yang dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026 di Hotel Carmel Kalibobo Nabire.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh adat, tokoh agama, organisasi perempuan, hingga mitra pembangunan.
Kepala Kemendukbangga Perwakilan BKKBN Papua, Sarles Brabar, menegaskan bahwa pemahaman kesehatan reproduksi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah.

“Tentang kesehatan reproduksi ini memang sangat penting untuk semua sektor, apalagi sebagai peserta aktif yang diundang oleh teman-teman di Provinsi Papua Tengah. Karena kita percaya bahwa mereka juga harus mengetahui bagaimana menata harapan masa depan melalui penguatan sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan kesehatan reproduksi dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pendekatan berbasis budaya dinilai penting agar pesan yang disampaikan dapat diterima sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.
Pemerintah berharap melalui forum ini dapat lahir strategi yang aplikatif dan berkelanjutan, sehingga pelayanan kesehatan reproduksi semakin efektif menjangkau masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....