Yudisium Perawat di Mimika, Tekankan Dedikasi dan Nilai Kemanusiaan
- 24 Apr 2026 16:52 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Yudisium Sarjana Keperawatan jalur kerja sama Institut Nani Hasanuddin periode satu Tahun Akademik 2025/2026 digelar di Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Jumat 24 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Institut Nani Hasanuddin Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan di Papua Tengah.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang sekaligus membuka kegiatan yudisium. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa gelar sarjana bukan sekadar simbol akademik, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, tenaga kesehatan, khususnya perawat, memiliki peran strategis dalam sistem pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan tidak hanya mengejar karier, tetapi juga memiliki semangat pengabdian, terutama di wilayah terpencil, pesisir, dan pedalaman Mimika.
Bupati juga mengingatkan kepada para 66 peserta lulusan agar mampu menjaga keseimbangan antara pendidikan, keluarga, dan tanggung jawab sosial, serta tidak melupakan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesi.
“Ini adalah kebanggaan bagi saya pribadi dan pemerintah daerah. Kami berharap kepada kalian yang hadir ini sebagai solusi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan melalui penguatan fasilitas serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, di mana tenaga kesehatan profesional menjadi pilar utama pembangunan sektor kesehatan.

Sementara itu, Rektor Institut Nani Hasanuddin Makassar, Sri Darmawan, SKM.,M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan penetapan resmi kelulusan mahasiswa S1 Keperawatan tahun akademik 2025/2026 melalui surat keputusan rektor.
Dalam keputusan tersebut dinyatakan bahwa seluruh mahasiswa yang tercantum telah menyelesaikan pendidikan dan berhak menyandang gelar Sarjana Keperawatan. Surat keputusan tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan dapat diperbaiki apabila terdapat kekeliruan di kemudian hari.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan peserta yudisium serta pemasangan selempang secara simbolis kepada para lulusan.

Salah satu peserta yudisium dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikan berlangsung.
Melalui kerja sama ini, diharapkan para lulusan mampu menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berkompeten, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika.(Sandra)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....