GPDP Gelar Sidang Daerah, Perkuat Pelayanan dan Sinergi dengan Pemerintah
- 17 Apr 2026 21:14 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Gereja Pentakosta di Papua (GPDP) menggelar Sidang Daerah I Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Jemaat Torsina Kalibobo, Nabire, Jumat 17 April 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat struktur organisasi gereja serta meningkatkan kualitas pelayanan kerohanian di wilayah Papua Tengah.
Sidang daerah tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Vicktor Fun. Sebelum pembukaan, kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dihadiri sejumlah tokoh penting gereja dan unsur pemerintah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Gereja Pentakosta di Papua, Wakil Ketua I, Ketua BP2S, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, perwakilan Pemerintah Kabupaten Nabire, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Papua Tengah (PGGPT), Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah, Ketua BKSAG Nabire, serta utusan dari berbagai klasis di antaranya Timika, Nabire Timur, dan Nabire Barat.
Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Vicktor Fun, pemerintah berharap GPDP tidak hanya berperan dalam pembinaan kerohanian, tetapi juga mampu menanamkan nilai kasih, persaudaraan, dan perdamaian di tengah masyarakat.
Selain itu, gereja diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter Kristus.
Ketua Sinode Gereja Pentakosta di Papua, Pendeta DR. Roberth Rulan Marini, M.Th, menyampaikan bahwa Sidang Daerah I Papua Tengah ini merupakan tindak lanjut dari Sidang Sinode yang sebelumnya digelar di Kaimana pada tahun 2025.
Ia berharap melalui sidang ini akan terbangun sinergi antara gereja, pemerintah daerah, serta berbagai denominasi gereja dalam mendukung pembangunan, khususnya di Provinsi Papua Tengah.
“Melalui sidang ini juga diharapkan dapat dirumuskan program-program kerja gereja ke depan, sekaligus menetapkan kepemimpinan daerah yang akan menjalankan tugas pelayanan di Papua Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Pendeta Muda Yesaya Waroy, menjelaskan bahwa Sidang Daerah I ini dimaksudkan untuk memilih Badan Pekerja Daerah beserta perangkat organisasinya.
Sidang ini mengusung tema “Meletakkan Dasar yang Kokoh di dalam Kristus” dengan subtema “Membangun Iman dan Kasih Kristus di Papua Tengah yang Kokoh, Mandiri, dan Visioner demi Kemuliaan Tuhan.”
Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan sidang daerah ini dilaksanakan dengan dukungan anggaran swadaya dari gereja. Sidang Daerah I GPDP Papua Tengah dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 17 hingga 18 April 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....