Monitoring SPPG Segera Dilakukan, Pemkab Mimika Pastikan Standar Terpenuhi

  • 10 Apr 2026 14:49 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID,Mimika, Pemerintah Kabupaten Mimika dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang saat ini telah berjalan di sejumlah titik.pada hari Jumat 10 April 2026.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyampaikan bahwa langkah evaluasi ini penting untuk memastikan seluruh layanan yang sudah berjalan benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 18 SPPG yang telah beroperasi, namun pemerintah daerah masih perlu melakukan pengecekan langsung di lapangan, khususnya terkait kondisi dapur, kualitas penyajian makanan, hingga standar gizi yang diterapkan.

Emanuel menjelaskan, selama ini pemerintah baru menerima laporan secara administratif, sehingga perlu dilakukan monitoring secara langsung untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

Ia menambahkan, evaluasi akan difokuskan terlebih dahulu pada SPPG yang sudah berjalan, sementara wilayah yang belum terjangkau, seperti daerah pedalaman dan pesisir, akan dibahas pada tahap berikutnya.

Selain itu, pemerintah juga akan melihat sejauh mana jangkauan pelayanan setiap SPPG, termasuk jumlah sekolah yang dilayani, kapasitas produksi makanan, serta apakah satu dapur melayani beberapa lokasi atau hanya satu titik saja.

Tak hanya itu, aspek penting lain yang menjadi perhatian adalah standar kelayakan dapur, tenaga pengelola, hingga kualitas dan kandungan gizi makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.

Dalam proses evaluasi ini, Pemkab Mimika juga akan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional dan instansi teknis lainnya, guna memastikan program berjalan sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, Emanuel menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penuh dalam memastikan program ini berjalan dengan baik, meskipun dalam pelaksanaannya melibatkan pihak ketiga.

Setelah evaluasi dilakukan, pemerintah baru akan membahas langkah lanjutan, termasuk kemungkinan penambahan layanan di wilayah yang belum terjangkau, serta pembagian tanggung jawab pembiayaan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Emanuel juga menekankan pentingnya dampak nyata dari program ini, terutama terhadap peningkatan kondisi gizi pada anak-anak.

Ia berharap, setelah lebih dari satu tahun berjalan, program SPPG mampu memberikan perubahan, seperti peningkatan berat badan dan kesehatan anak, yang akan diverifikasi melalui tenaga ahli gizi.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....