Demo Front Rakyat Bergerak di Nabire Tertib, Polisi Terapkan Pendekatan Humanis
- 07 Apr 2026 21:27 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Aksi penyampaian pendapat yang dilakukan Front Rakyat Bergerak bersama masyarakat di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini juga mendapatkan pengawalan ketat aparat gabungan TNI-Polri serta Satpol PP, Selasa 7 April 2026.
Aksi tersebut digelar di lima titik strategis, yakni Pasar Bumi Raya Distrik Nabire Barat, pertigaan arah Hotel Bumi Wonorejo, Pasar Karang Tumaritis. Serta Kampus USWIM, serta kawasan RSUD Nabire.
Sejak pagi hari, massa telah berkumpul di lokasi masing-masing untuk menyuarakan aspirasi, terutama terkait penolakan terhadap rencana operasional PT Freeport Indonesia. Aparat keamanan telah bersiaga sejak awal, tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan pelayanan guna memastikan aksi berjalan kondusif.
Situasi sempat memanas ketika massa berencana melakukan long march. Namun, pihak kepolisian dengan pendekatan persuasif menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak diizinkan demi menjaga ketertiban umum.
Sebagai solusi, aparat kemudian memfasilitasi massa menggunakan kendaraan truk untuk menuju lokasi pusat penyampaian aspirasi di Kantor DPRP Papua Tengah, Jalan Pepera, Nabire.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, menegaskan bahwa aksi tersebut berjalan dengan baik berkat kerjasama semua pihak.
“Kami mengapresiasi seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib. Pengamanan kami lakukan secara humanis dan profesional sehingga kegiatan dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Kapolres.
Dandim Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari menyampaikan bahwa pihak TNI sifatnya memberikan dukungan personel kepada Polri khususnya Polres Nabire. Ia pun bersyukur dalam pelaksanaan penyampaian pendapat berjalan dengan baik aman dan lancar.
“Kita kolaborasi dengan Polri mendukung Polres untuk pelaksanaan pengamanan. Semalam kami juga telah keliling ke Lokasi-lokasi tempat kumpul pendemo untuk kemudian kami doakan, sehingga kegiatan penyampaian pendapat ini berjalan baik aman dan lancar,” ucapnya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Papua Tengah Otis Monei bersyukur kepada Tuhan bahwa demo damai ini bisa berjalan dengan baik. Otis juga memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada TNI Polri, para kepala suku dan pihak lainnya serta para media yang berkontribusi memberikan pemeberitaan yang edukatif.
“Kita berharap agar demo damai kedepan ini berjalan dengan baik seperti ini, dan Nabire sebagai Ibukota Papua Tengah tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRP Papua Tengah, Diben Elabi, turut memberikan apresiasi kepada aparat keamanan dan massa aksi.
“Kami mengapresiasi aparat keamanan yang telah mengawal jalannya aksi dengan baik, serta kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai. Aspirasi ini akan kami tindaklanjuti kepada pihak yang berkompeten,” tegasnya.
Secara umum, aksi penyampaian pendapat tersebut berlangsung kondusif, dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama terjaganya stabilitas keamanan di wilayah Nabire.
Aksi penolakan Freeport oleh Front Rakyat Bergerak di Nabire berlangsung aman dan tertib. Aparat TNI-Polri mengedepankan pendekatan humanis, sementara DPRP Papua Tengah memastikan aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....