Distribusi Belum Lancar, LPG 12 Kg di Timika Terbatas
- 06 Apr 2026 11:43 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Kelangkaan tabung LPG 12 kilogram yang terjadi di Timika disebut bukan karena kesengajaan, melainkan akibat keterlambatan suplai dari Makassar, Sulawesi Selatan. Hal ini disampaikan oleh Owner PT Mitra Indimata, Haji Andi Tajrimin, saat memberikan keterangan kepada media, Senin 6 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa stok tabung sebenarnya tersedia, namun banyak yang masih dalam kondisi kosong karena belum mendapat pengisian dari Makassar. Dari sekitar 6.000 tabung yang ada, baru sekitar 2.000 lebih yang terisi. Pihaknya masih menunggu tambahan suplai agar distribusi kembali normal dan tidak terjadi kelangkaan.
Menurutnya, pengiriman LPG ke Timika sangat bergantung pada kuota dari Makassar. Jika suplai berjalan lancar, maka kondisi antrean panjang seperti saat ini tidak akan terjadi. Ia berharap dalam waktu dekat pasokan tambahan dapat dikirim ke Timika.

Haji Andi juga menyoroti praktik tidak bertanggung jawab dari oknum yang membeli LPG dalam jumlah banyak untuk ditimbun dan dijual kembali dengan harga lebih tinggi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak agen membatasi pembelian satu tabung per orang. Namun, praktik akal-akalan masih ditemukan, seperti pembelian berulang dengan menyimpan tabung di dalam kendaraan.
Ia meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk turut mengawasi distribusi LPG agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Sementara itu, penjualan LPG 12 kilogram diperkirakan akan dihentikan sementara karena stok yang hampir habis, sedangkan LPG ukuran 5,5 kg dan 50 kg masih tersedia.
Terkait harga, pihak agen memastikan tidak ada kenaikan. LPG 12 kilogram tetap dijual dengan harga Rp350.000 per tabung. Ia menegaskan tidak ingin mengambil keuntungan di tengah kondisi sulit masyarakat.
Lebih lanjut, ia menolak rencana perubahan jalur suplai dari Ambon atau Jayapura. Menurutnya, pengambilan dari Makassar lebih aman dan terjamin kualitasnya karena telah melalui proses pengecekan ketat serta ditangani oleh tenaga berpengalaman.
Sementara itu, Admin Agen PT Musdalifah Karya Mandiri, Nining, juga menegaskan bahwa kekosongan LPG bukan disengaja, melainkan akibat pembatasan pengisian di Makassar. Hal ini dilakukan agar kebutuhan di daerah asal tetap terpenuhi.

Di sisi lain, masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan LPG, bahkan di tingkat pengecer atau warung. Sejumlah warga menyebut sebelumnya masih bisa mendapatkan gas, namun kini sudah kosong di berbagai tempat.
Masyarakat berharap distribusi segera kembali normal. Berdasarkan informasi dari agen, suplai LPG diperkirakan akan tiba dalam waktu sekitar satu minggu, tergantung kondisi cuaca dan jadwal pengiriman kapal.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....