Pasokan LPG Segera Datang, Pertamina jelaskan kondisi Stok di Timika

  • 06 Apr 2026 11:37 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID , Mimika – Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Tengah (wilayah Timika/Mimika), Junaedi Kala, menanggapi isu kelangkaan LPG yang beredar di media sosial terkait antrean panjang di gudang LPG Nawaripi, Senin 6 April 2026.

Junaedi menegaskan bahwa informasi mengenai gas kosong tidak benar. Ia memastikan bahwa stok LPG di Timika masih tersedia, meskipun saat ini hanya tersisa di satu agen, sementara dua agen lainnya telah kehabisan stok.

“Gas masih ada, stok kita masih tersedia di Timika. Memang saat ini tersisa di satu agen, sementara dua agen lainnya sudah habis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pasokan LPG berikutnya dijadwalkan tiba dari Surabaya pada 7 April dan dari Makassar pada 13 April 2026. Dengan kedatangan pasokan tersebut, diharapkan kondisi stok kembali normal.

Untuk ketersediaan saat ini, Pertamina mencatat stok LPG ukuran 5,5 kilogram masih berada di kisaran 2.000 tabung, sedangkan LPG 12 kilogram sekitar 1.000 tabung. Jumlah tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama 5 hingga 6 hari ke depan.

Guna menjaga kestabilan stok, Pertamina memberlakukan pembatasan penjualan harian. Masyarakat diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan, yakni satu tabung per rumah tangga.

“Kami imbau masyarakat satu rumah tangga cukup satu tabung agar stok tidak cepat habis,” katanya.

Junaedi juga menjelaskan bahwa LPG yang beredar di Timika merupakan produk non-subsidi. Sementara untuk kebutuhan energi bersubsidi, masyarakat masih mengandalkan minyak tanah.

Selain itu, Pertamina bersama Pemerintah Daerah terus melakukan koordinasi terkait kemungkinan pengalihan titik pasok (supply point) ke Ambon. Namun, hingga saat ini keputusan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Kami masih intensif berkoordinasi dengan Pemda dan para agen. Selama belum ada keputusan, pasokan tetap berasal dari Makassar dan Surabaya,” jelasnya.

Terkait biaya pengiriman, ia menambahkan bahwa ongkos kirim LPG non-subsidi sudah termasuk dalam harga jual eceran. Sementara itu, Pertamina memberikan dukungan melalui penetapan harga tebus yang telah dihitung sesuai ketentuan.

Dengan kondisi tersebut, Pertamina memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan LPG di Timika akan segera kembali normal dalam waktu dekat.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....