Sukacita Paskah di Gereja Katedral Tiga Raja, Umat Diajak Bangkit dalam Iman

  • 05 Apr 2026 23:59 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika — Perayaan Ekaristi Hari Raya Paskah di Gereja Katedral Tiga Raja Timika berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita, pada hari Minggu 05 april 2026. Ratusan umat Katolik memadati gereja sejak pagi hari untuk mengikuti misa Paskah yang dilaksanakan satu kali, yakni pada pukul 08.00 WIT, sebagai puncak perayaan setelah melewati rangkaian Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci).

Ibadah dipimpin oleh Pastor Benyamin Magai, Pr, yang dalam homilinya mengajak umat untuk memaknai kebangkitan Kristus sebagai sumber sukacita sejati. Ia menekankan bahwa Paskah bukan sekadar perayaan biasa, melainkan pesta iman yang mengajak umat untuk bersyukur atas karya keselamatan Tuhan dalam hidup manusia.

Pastor Benyamin menggambarkan bahwa kebahagiaan manusia sering kali muncul saat memperoleh sesuatu yang diinginkan. Namun, ia mengingatkan bahwa sukacita sejati bagi umat Kristiani terletak pada iman akan kebangkitan Kristus. Oleh karena itu, umat diajak untuk merayakan Paskah dengan penuh rasa syukur, baik secara pribadi, dalam keluarga, maupun dalam kehidupan menggereja.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebangkitan Yesus Kristus menjadi tanda kemenangan atas dosa, kelemahan, dan penderitaan manusia. Melalui kebangkitan-Nya, umat dipanggil untuk meninggalkan “manusia lama” dan bertransformasi menjadi “manusia baru” yang hidup dalam kasih dan kebaikan.

Dalam homilinya, Pastor juga mengangkat nilai kedekatan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam. Ia menyoroti bahwa bagi masyarakat Papua, alam merupakan bagian penting dari kehidupan. Karena itu, menjaga relasi dengan alam juga menjadi bagian dari iman dan tanggung jawab sebagai umat beriman.

Mengacu pada bacaan Kitab Suci, Pastor Benyamin menjelaskan tiga pokok penting, yakni Yesus sungguh bangkit, kebangkitan itu disaksikan oleh para murid, dan umat dipanggil untuk mewartakan kabar sukacita tersebut. Ia mencontohkan kesaksian Maria Magdalena dan para rasul sebagai bukti nyata kebangkitan Kristus yang menguatkan iman umat.

Selain itu, umat juga diajak untuk lebih mengutamakan perkara-perkara surgawi daripada hal-hal duniawi. Pastor mengingatkan pentingnya membangun kehidupan keluarga yang penuh kasih, perhatian, dan iman, serta tidak melupakan kewajiban sebagai umat Katolik untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Pesan lain yang ditekankan adalah pentingnya saling menghargai dan mendengarkan satu sama lain, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan bahwa semangat Paskah harus mendorong umat untuk membangun dialog, menghindari kekerasan, dan mempererat persaudaraan tanpa memandang perbedaan.

Perayaan Paskah di Katedral Tiga Raja Timika berlangsung dengan aman dan tertib. Pengamanan didukung oleh aparat kepolisian, Dinas Perhubungan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Satuan Polisi Pamong Praja. Selain itu, layanan kesehatan juga disiagakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), puskesmas, dan rumah sakit di Timika guna memastikan kenyamanan dan keselamatan umat selama ibadah berlangsung. (Sandra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....