Keluhan Penumpang Meningkat, Pelabuhan Pomako Perlu Pembenahan

  • 26 Mar 2026 18:38 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, MIMIKA — Sejumlah keluhan terkait pelayanan dan penataan kawasan Pelabuhan Pomako kembali disuarakan oleh penumpang kapal. Salah satu penumpang yang enggan disebutkan identitasnya menilai fasilitas dasar di pelabuhan masih perlu mendapat perhatian serius.Pada hari Jumat 20 Maret 2026.

Ia mengungkapkan bahwa penggunaan toilet di area pelabuhan dikenakan biaya, namun pelayanan yang diberikan dinilai belum memadai. “Saya tadi ke toilet dimintai Rp5.000 untuk sekali masuk dan dilarang memakai air terlalu banyak, padahal air yang digunakan merupakan air hujan yang ditampung,” ujarnya.

Selain itu, penumpang tersebut juga menyoroti keberadaan pedagang yang berjualan di area akses keluar-masuk penumpang. Kondisi ini dinilai mengganggu kelancaran arus penumpang, terutama saat proses naik dan turun dari kapal.

“Ini kan area penumpang untuk naik dan turun, seharusnya tidak ada pedagang yang berjualan di sini karena bisa menghambat akses,” tambahnya.

Keluhan tersebut mencerminkan perlunya pembenahan fasilitas serta penataan kawasan pelabuhan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.

Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Timika, Sigit Sujatmoko, menjelaskan bahwa pihaknya hanya berperan sebagai operator yang menjalankan pelayanan transportasi laut. Menurutnya, pengelolaan dan pengembangan fasilitas pelabuhan menjadi kewenangan para pemangku kebijakan, termasuk pemerintah daerah.


Ia menyebutkan, hingga saat ini Pelabuhan Pomako belum memiliki terminal penumpang yang memadai. Bahkan, kondisi fasilitas yang ada dinilai masih rentan, mulai dari struktur bangunan hingga belum tersedianya pintu keluar-masuk atau gerbang dermaga.

“Di sini belum ada terminal penumpang yang layak. Kondisi bangunannya juga masih rentan, dan belum ada pemisahan yang jelas antara penumpang dan pengantar, sehingga semuanya bercampur,” jelasnya.

Sigit menambahkan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko serta mengurangi kenyamanan penumpang. Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk meningkatkan fasilitas pelabuhan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Menurutnya, banyak masyarakat yang datang ke pelabuhan tidak hanya untuk bepergian, tetapi juga untuk mengantar keluarga, bahkan harus bermalam di lokasi dengan fasilitas yang terbatas.

“Kalau bisa fasilitas di dermaga ini ditingkatkan, dibuat lebih baik seperti di kota-kota besar, misalnya Makassar,” ujarnya.

Sebagai salah satu pintu gerbang mobilitas masyarakat di Kabupaten Mimika, Pelabuhan Pomako diharapkan mendapat perhatian lebih dari pihak terkait guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kenyamanan pengguna jasa transportasi laut.(SAN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....