Ketersediaan LPG Terjaga, Distribusi dari Surabaya hingga Timika Lancar

  • 26 Mar 2026 13:57 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, MIMIKA — Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kala, memastikan bahwa kondisi stok LPG maupun BBM di wilayah Timika dalam keadaan aman dan terkendali. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi tersebut, pada hari Rabu 25 Maret 2026.

Junaedi menjelaskan, untuk LPG yang beredar di Timika merupakan produk non-subsidi, yaitu Bright Gas. Produk ini dijual dengan harga yang tetap dan tidak mengalami perubahan hingga saat ini.

Menurutnya, harga LPG masih sama seperti sebelumnya karena tidak ada kebijakan penyesuaian harga yang berlaku saat ini. Selain itu, distribusi LPG ke Timika berjalan lancar melalui jalur pasokan dari Surabaya menuju Makassar, kemudian didistribusikan ke Timika.

Ia menambahkan, ketersediaan stok LPG juga terjamin karena didukung oleh tiga agen yang aktif melakukan penebusan dan distribusi secara rutin. Hal ini memastikan pasokan tetap stabil di tengah kebutuhan masyarakat.

Untuk rincian harga, LPG Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dijual dengan harga sekitar Rp200 ribu untuk isi ulang (refill). Sementara itu, ukuran 12 kilogram dibanderol sekitar Rp345 ribu untuk isi ulang.

Selain itu, tersedia pula tabung kecil dengan harga sekitar Rp25 ribu per tabung. Untuk pembelian tabung perdana, ukuran 5,5 kilogram dijual sekitar Rp500 ribu, sedangkan ukuran 12 kilogram mencapai sekitar Rp700 ribu.

Junaedi menegaskan bahwa seluruh harga tersebut masih sama seperti sebelumnya dan belum mengalami perubahan. Ia juga kembali menekankan bahwa stok LPG tetap aman karena didukung oleh tiga agen yang beroperasi di Timika.

Dari sisi konsumsi, Pertamina mencatat bahwa tidak terjadi lonjakan signifikan terhadap penggunaan LPG. Peningkatan yang terjadi masih dalam batas normal dan tidak jauh berbeda dibandingkan kondisi penyaluran harian.

Dengan kondisi tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying). Masyarakat diminta tetap tenang karena stok BBM maupun LPG dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan.(SAN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....