Masyarakat Nabire, Diimbau Tidak Lagi Buang Sampah ke Sungai dan Pinggiran Pantai
- 25 Mar 2026 22:00 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Upaya menjaga dan melestarikan sungai menjadi tanggung jawab bersama setiap elemen masyarakat, namun kepedulian terhadap kebersihan sungai di Nabire, dinilai masih belum tumbuh menyeluruh dengan baik, hal ini dapat dilihat masih banyak di temukan berbagai sampah di sungai terutama sampah plastik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, ST,MT., kepada RRI Rabu 25 Maret 2026 mengatakan. Pemerintah Kabupaten (pemkab) Nabire terus berupaya menjaga kenyamanan dan kebersihan kota, namun kebersihan dan pengelolaan sampah tidak dapat dicapai tampa partisipasi seluruh lapisan masnyarakat.
“Kerja sama seluruh pihak sangat dibutuhkan, terlebih di sejumlah titik yang biasanya mengalami lonjakan pengunjung jelang maupun pasca libur hari hari besar keagamaan, seperti pasar Sentral Kalibobo Nabire, maupun sejumlah pasar tradisional, Pantai Nabire, dan tempat-tempat wisata di Kabupaten Nabire," ucapnya.
Untuk itu Ia menghimbau seluru masyarakat Nabire, untuk ikut berperang aktif menjaga kebersihan lingkungan, mauapun ikut melestarikan hutan bakau lebih khusus di tempat - tempat wisata.
Menurutnya himbauan ini terus dilakukan sebagai bagian dari upaya DLH Nabire untuk melestarikan ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang rentang terhadap kerusakan.
Pada kesempatan itu Arfan Palumpun, juga kembali mengingatkan seluruh masyarakat Nabire, untuk tidak lagi membuang sampah terutama sampah plastik Ke tepi pantai maupun sungai yang nantinya bermuara kelaut.
“Upaya menjaga dan melestarikan sungai menjadi tanggung jawab bersama bagi setiap elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan beberapa pihak lainnya. Namun kepedulian terhadap kebersihan sungai di Nabire, ternyata masih belum tumbuh menyeluruh dengan baik, hal tersebut dapat dilihat masih banyak di temukan berbagai sampah di sungai terutamah sampah Plastik," tegasnya.
“Membuang sampah ke sungai akan menyebabkan aliran sungai tersumbat, memicu banjir, bau tidak sedap, dan merusak ekosistem. Masyarakat diharapkan tidak lagi menganggap suangai sebagai tempat samapah, melainkan merawatnya sebagai sumber kehidupan," tutup Arfan Palumpun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....