Kericuhan Dipicu Miras, Situasi Kabupaten Dogiyai Kini Berangsur Kondusif
- 04 Mar 2026 21:40 WIB
- Nabire
RRI.co.id, Dogiyai – Rangkaian gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat terjadi di wilayah Kabupaten Dogiyai pada Selasa (3/3/2026) sore. Peristiwa yang dipicu konsumsi minuman keras tersebut berujung pada aksi pencurian, pemalangan jalan, hingga pengrusakan kendaraan logistik.
Kapolres Dogiyai, Kompol Yokbeth Mince Mayor, mengungkapkan sedikitnya empat peristiwa terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan dan sempat mengganggu aktivitas masyarakat.
Menurut Kapolres, insiden pertama terjadi sekitar pukul 15.20 WIT ketika dua pemuda yang diduga dipengaruhi minuman beralkohol melakukan pencurian di sebuah kios milik pedagang setempat. Pemilik kios yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran.
Namun salah satu pelaku melakukan perlawanan menggunakan parang terhadap korban yang sudah lanjut usia. Peristiwa tersebut kemudian memicu emosi warga setempat yang terprovokasi hingga melakukan aksi perlawanan terhadap para pedagang yang merupakan warga pendatang.
Aparat gabungan TNI-Polri yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan untuk meredam situasi. Tak lama berselang, sekitar pukul 16.15 WIT, sekelompok massa melakukan pemalangan jalan di wilayah Ekimanida.
Aksi tersebut menghambat perjalanan truk logistik dan truk BBM milik PT Ododos yang hendak menuju Wagete, Kabupaten Deiyai. Massa juga melakukan pengrusakan terhadap sejumlah kendaraan yang melintas.
Akibat kejadian tersebut, beberapa truk mengalami kerusakan ringan pada bagian kaca depan dan samping. Selain itu, sejumlah sopir dilaporkan mengalami luka ringan.
Aksi pemalangan kembali terjadi sekitar pukul 17.00 WIT di wilayah Kali Kasuari yang mengakibatkan dua kendaraan roda empat mengalami kerusakan ringan.
Kapolres Dogiyai menyatakan bahwa situasi keamanan saat ini telah berangsur kondusif setelah aparat gabungan melakukan penanganan di sejumlah titik kejadian.
“Pasca kejadian tersebut, situasi di wilayah Kabupaten Dogiyai secara umum sudah berangsur kondusif. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada dalam beraktivitas serta tidak mudah terprovokasi,” ujar Kapolres.
Aparat gabungan juga telah membersihkan sejumlah titik pemalangan serta material batu yang digunakan untuk menutup badan jalan. Selain itu, pihak kepolisian juga meminta bantuan penguatan personel dari wilayah sekitar untuk menjaga stabilitas keamanan.
“Kami juga telah meminta bantuan penguatan personel dari Polres Paniai dan Polres Deiyai untuk ditempatkan di beberapa titik rawan guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas susulan,” katanya.
Ke depan, aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat akan menggelar pertemuan guna membahas akar persoalan dan mencari solusi penyelesaian agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sementara itu, perwakilan sopir lintas, M. Izam, berharap pemerintah daerah dan aparat keamanan segera mengambil langkah konkret untuk menjamin keselamatan para sopir dan masyarakat.
Ia juga meminta agar pos-pos pengamanan dapat dibangun di titik-titik rawan guna mencegah aksi kriminalitas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Menurutnya, jaminan keamanan sangat penting untuk mendukung kelancaran distribusi logistik serta aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah Dogiyai dan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....