Musrenbang Distrik Wania 2026 Fokus Sinkronisasi Program Prioritas

  • 28 Feb 2026 20:04 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID,MIMIKA – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Distrik Wania Tahun 2026 digelar pada Jumat, 27 Februari 2026, di halaman Kantor Distrik Wania. Kegiatan ini mengusung tema “Sinkronisasi Program Prioritas Menuju Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Penguatan UMKM dan Koperasi serta Transformasi Digital Pelayanan Publik Bersama Mewujudkan Mimika Gerbang Emas Responsif, Transparan dan Berdaya Saing.”

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, S.STP., dalam sambutannya sekaligus secara resmi menutup rangkaian Musrenbang Distrik Wania untuk tahun perencanaan 2027 yang dilaksanakan di tahun 2026. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi seluruh pihak dalam proses perencanaan pembangunan tersebut.

Dalam sambutannya, Merlyn Temorubun menyampaikan terima kasih kepada para tamu undangan, khususnya Kepala Bappeda Kabupaten Mimika, Dr. Ir. Yohana Paliling, M.Si., beserta tim asistensi yang telah memberikan arahan dan pendampingan teknis selama kegiatan berlangsung.


“Terima kasih kepada Ibu Kepala Bappeda dan tim asistensi atas arahan serta insight yang sangat berharga bagi kami. Banyak hal yang menjadi pelajaran, terutama dalam memahami proses penganggaran dan bagaimana menentukan skala prioritas pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada kepala kampung, kepala kelurahan, kepala puskesmas, perwakilan TNI dan Polri, serta tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan insan pers yang turut hadir dan berkontribusi aktif dalam forum tersebut.

Merlyn menegaskan bahwa Musrenbang tahun ini menjadi momentum penting karena Distrik Wania termasuk yang pertama melaksanakan Musrenbang di tingkat kecamatan. Ia berharap seluruh usulan yang telah dihimpun dari Musrenbang kampung dan kelurahan dapat terus dikawal bersama hingga ke tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Seperti arahan Ibu Kepala Bappeda, kepala distrik harus aktif berkoordinasi dengan OPD teknis untuk memastikan usulan-usulan ini benar-benar diperjuangkan. Ada yang sudah mendapatkan intervensi pemerintah tahun ini, seperti di RT 45 Jalan Kasamol yang sudah terkonfirmasi masuk dalam program,” jelasnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak berkecil hati apabila tidak semua usulan dapat langsung diprioritaskan. Menurutnya, setiap usulan akan melalui proses penyesuaian dan verifikasi di OPD teknis, termasuk mempertimbangkan kemungkinan kendala seperti gagal tender atau hambatan teknis di lapangan.


Merlyn juga menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah distrik, kelurahan, kampung, dan OPD teknis. Ia mencontohkan, dalam pelaksanaan pembangunan sering terjadi kendala seperti penolakan atau pemalangan saat alat berat masuk lokasi. Oleh karena itu, koordinasi dan komunikasi harus dilakukan secara intensif agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Yang berbahaya itu kalau tidak ada komunikasi. Tiba-tiba pekerjaan dipindahkan ke tempat lain. Dari pengalaman ini kita belajar bahwa komunikasi harus terus dibangun, walaupun ada perbedaan pandangan, kita harus satu persepsi untuk membangun,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Plt Kepala Distrik Wania menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian Musrenbang, mulai dari tingkat kampung, kelurahan hingga distrik, berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menyebut keberhasilan ini karena adanya kesatuan hati dan komitmen bersama untuk membangun Distrik Wania.

“Pada saat ini, kami nyatakan bahwa Musyawarah Rencana Pembangunan Distrik Wania tahun perencanaan 2027 yang dilaksanakan di tahun 2026 secara resmi kami tutup,” pungkasnya.(SAN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....