IWSS Papua Tengah Perkuat Peran Wanita Rantau

  • 28 Feb 2026 09:30 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Persatuan Wanita Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Provinsi Papua Tengah menggelar buka puasa bersama di kediaman H. Jabal Nur, Jalan Suci, Siriwini, Nabire, Jumat 27 Februari 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran perempuan perantau dalam pembangunan daerah.

Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan itu turut menghadirkan tausiah Ramadan dari AG. Dr. S. Safaruddin Latif Al Mahdaly , MM . Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, memperkuat ketahanan keluarga, serta menjadikan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian sosial.

Ketua IWSS Provinsi Papua Tengah periode 2024–2029, Hj. Katherin Jabal Nur, mengatakan keberadaan IWSS di Tanah Papua telah dirintis sejak lama dan terus berkembang hingga kini menjadi organisasi yang solid.


Ia menjelaskan, IWSS pertama kali hadir melalui wadah kecil yang dibentuk para pendahulunya sejak tahun 1977 di tingkat pusat, kemudian dibawa dan dikembangkan di Kabupaten Nabire.

“Pertama itu ada wadah kecil yang dibuat oleh pendahulu-pendahulu kita, yaitu membuka IWSS di Tanah Rantau. Memang pada tahun 1977 sudah ada IWSS di pusat,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan IWSS di Papua Tengah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dari tingkat kabupaten yang sebelumnya memiliki lima mengomel, kini di tingkat provinsi telah terbentuk lima pengurus cabang yang aktif menjalankan program organisasi.

Sebagai perempuan perantau sekaligus anggota DPR Provinsi Papua Tengah, ia menilai IWSS memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan, khususnya melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan jejaring sosial.

83.31%

“Saya menghimbau perempuan-perempuan perantau yang ada di Papua agar saling mendukung, agar kita pun bisa ikut serta dalam pembangunan di Papua Raya ini, khususnya Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire,” katanya.

Sementara itu, Ketua IWSS Kabupaten Nabire, Titis Sulistyowati, menegaskan peran perempuan dimulai dari lingkup keluarga sebagai fondasi utama sebelum terjun ke masyarakat.

“Peran wanita kita harus memulai paling dasar yaitu keluarga. Setelah itu baru kita lanjutkan peran wanita di dalam lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti peran nyata perempuan Sulawesi Selatan dalam menggerakkan ekonomi keluarga, terutama pada momentum Ramadhan yang memunculkan banyak pelaku usaha dadakan yang sebagian besar digerakkan oleh kaum perempuan.

Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, IWSS Papua Tengah berharap dapat terus memperkuat solidaritas, menjaga kebersamaan lintas suku, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah di Tanah Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....