Bupati Mimika Hadiri Pembukaan Jalan di Bundaran Petrosea

  • 19 Feb 2026 20:25 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID,MIMIKA — Bupati Mimika Johannes Rettob menghadiri kegiatan pembukaan jalan di Bundaran Petrosea yang menghubungkan ruas jalan tembus menuju bandara baru, Sabtu 14 Februari 2026. Kegiatan tersebut diawali dengan Ibadah Pemberkatan Jalan yang dipimpin oleh Pastor Brian Gwijangge, Pr.

Dalam sambutannya, Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang tetap meluangkan waktu untuk hadir meskipun bertepatan dengan hari libur. Ia menegaskan bahwa kehadiran semua pihak merupakan bukti komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Mimika secara berkelanjutan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Forkopimda dan seluruh pihak yang hadir hari ini. Walaupun hari ini hari libur, tetapi kita semua punya niat yang sama untuk membangun Mimika secara besar dan bersama-sama,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga almarhum Bapak Yan Magal, secara khusus kepada Mama Yuliana beserta seluruh keluarga dan kerabat yang hadir, termasuk Bapak Pit Mangal dan Ibu Engel berta, atas dukungan dan kebesaran hati dalam mendukung pembangunan jalan tersebut.

Ia mengakui bahwa dalam proses pembangunan jalan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Mimika belum melakukan koordinasi secara maksimal terkait persoalan lahan. Oleh karena itu, atas nama pemerintah daerah, Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga pemilik hak ulayat.

“Beberapa hari lalu kita sudah melakukan kesepakatan bersama dan menandatangani berita acara perdamaian. Hari ini, atas permintaan Mama Yuliana, kita melaksanakan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan, leluhur, dan almarhum yang telah berjasa membuka dan mengelola lahan di wilayah ini,” jelasnya.

Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa pembukaan jalan ini merupakan simbol penting kelanjutan pembangunan Kabupaten Mimika ke depan. Ia mengingatkan bahwa prosesi adat dan doa seperti ini juga pernah dilakukan saat pembangunan Bandara Moses Kilangin, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya dan adat setempat.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak-anak Amungme yang tinggal di sekitar lokasi, untuk mendukung pembangunan dan tidak lagi menghambat proses pekerjaan yang telah disepakati bersama.

“Saya minta kepercayaan kepada pemerintah untuk membangun Mimika. Hari ini persoalan sudah kita selesaikan. Jalan ini kita bangun untuk dipakai bersama-sama,” tegasnya.


Ia juga menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika untuk segera melanjutkan pekerjaan jalan tersebut, sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan akses jalan dengan aman. Direncanakan, pada tahun ini ruas jalan tersebut akan diaspal hingga tembus ke bandara baru.

Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menjual tanah, demi menjaga kepentingan pembangunan jangka panjang daerah.

“Kita harus membangun Mimika dengan niat yang baik, bersama-sama, dan bertanggung jawab. Jangan jual tanah sembarangan karena kepentingan sesaat,” pesannya.

Kegiatan pembukaan jalan ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan haru, menandai dimulainya kembali pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Bundaran Petrosea sebagai akses utama menuju bandara baru Kabupaten Mimika. (SAN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....