Peringati PI ke-171, GKI Marten Luther Ajak Pertobatan
- 07 Feb 2026 09:32 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,MIMIKA — Ibadah perayaan Pekabaran Injil (PI) di Tanah Papua yang ke-171 tahun dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Gereja GKI Jemaat Marten Luther Timika, Jl. Yos Sudarso, Sempan,Kabupaten Mimika. Ibadah Perayaan Pekabaran Injil (PI) tersebut dimulai pukul 09.00 WIT hingga selesai dan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan penghayatan iman.
Saat ditemui di halaman gereja, Pendeta GKI Jemaat Marten Luther Timika, Pdt. Iren Samola, S.Th, menyampaikan bahwa peringatan HUT Pekabaran Injil ke-171 bukan sekadar mengenang sejarah masa lalu, tetapi merupakan kesaksian iman dan pengakuan iman yang terus hidup hingga saat ini.
“Puji syukur kepada Tuhan Yesus, oleh karena kasih dan anugerah-Nya kita boleh dihantar ada di hari ini, 5 Februari 2026. Hari ini menjadi sukacita tersendiri, khususnya bagi kami warga Gereja Kristen Injili di Tanah Papua, karena boleh merayakan Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil yang ke-171 tahun,” ungkapnya.
Menurut Pdt. Iren, perayaan ini mengingatkan umat bahwa Injil Yesus Kristus pertama kali diberitakan oleh Otto dan Geissler di Pulau Mansinam pada tahun 1855. Peristiwa tersebut menjadi dasar iman yang terus menguatkan generasi demi generasi hingga hari ini.
“Merayakan PI ke-171 ini adalah pengakuan iman bahwa Injil Kristus tetap hidup dan api Injil itu akan terus menyala. Ini menjadi kekuatan bagi orang tua, juga bagi anak-anak, untuk terus menjadi kesaksian tentang Yesus Kristus, di mana pun berada dan dalam bidang kehidupan apa pun,” jelasnya.

Dalam ibadah perayaan tersebut, jemaat bersama-sama merenungkan firman Tuhan dari Kitab Yunus dengan tema “Pertobatan Mendatangkan Keselamatan.” Tema ini mengajak umat percaya untuk senantiasa hidup dalam pertobatan dan fokus kepada Tuhan sebagai sumber keselamatan.
“Kasih Tuhan yang besar membawa kita untuk hidup dalam pertobatan, dan melalui pertobatan itu kita dipanggil untuk menjadi kesaksian tentang kebesaran kasih setia Tuhan, sehingga nama Tuhan Yesus dimuliakan di atas tanah ini,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa peringatan 171 tahun Pekabaran Injil bukan hanya berbicara tentang peristiwa sejarah 5 Februari 1855, tetapi merupakan bukti nyata bahwa Allah mengasihi Tanah Papua dan seluruh kehidupan masyarakat di dalamnya.
“Pekabaran Injil melingkupi seluruh aspek kehidupan kita, baik spiritual, sosial, budaya, ekonomi, politis, hingga ekologis. Kita dipanggil untuk mengakui kebesaran dan kemahakuasaan Allah melalui kehidupan kita sehari-hari,” tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, Pdt. Iren Samola mengucapkan selamat merayakan Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil ke-171 di Tanah Papua kepada seluruh umat.
“Selamat merayakan HUT Pekabaran Injil yang ke-171 di Tanah Papua. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya. (SAN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....