Pasar Kalibobo Siap Hadapi Lonjakan Pembeli Nataru
- 13 Des 2025 09:47 WIB
- Nabire
NABIRE, RRI – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), UPTD Pasar Kalibobo memastikan kesiapan pasar dalam menghadapi lonjakan pembeli serta peningkatan permintaan bahan pokok. Hingga pertengahan Desember, harga sembako di Pasar Kalibobo masih terpantau stabil dan sesuai dengan ketetapan pemerintah.
Kepala UPTD Pasar Kalibobo, Daniel Bonsapia, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke pedagang dan distributor, khususnya pemasok sembako dari luar daerah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.
“Untuk antisipasi menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru, kami sudah cek ke pedagang-pedagang, terutama distributor-distributor yang mendatangkan sembako dari luar. Sampai saat ini belum ada kenaikan harga, masih tetap seperti harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Daniel saat ditemui tim LPP RRI Nabire pada Jumat (12/12/2025).
Ia menjelaskan, pemantauan harga telah dilakukan sejak akhir November dan akan kembali dilanjutkan sepanjang Desember. Selain itu, instansi terkait seperti dinas perdagangan dan dinas ketahanan pangan juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok di Pasar Kalibobo.

Daniel menambahkan, stok sembako di Pasar Kalibobo dipastikan aman hingga Januari 2026. Hal ini berdasarkan hasil pengecekan langsung terhadap pedagang dan distributor yang memasok kebutuhan pangan masyarakat Nabire.
“Stok sembako di Pasar Kalibobo, setelah kami turun ke lapangan untuk cek, itu bisa menjangkau sampai Desember, bahkan sampai dengan Januari,” katanya.
Sementara itu, pedagang sayur di Pasar Kalibobo, Mama Agustina Pekei, mengakui adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas menjelang Natal. Kenaikan tersebut terutama terjadi pada sayur-mayur dan bawang-bawangan sejak November.
“Harga daun bawang sekarang Rp10.000 satu ikat. Tomat dari sini Rp30.000 sampai Rp35.000 per kilo. Bawang merah sekarang sudah Rp50.000, kalau bawang putih makin naik. Ini sudah dari bulan November,” ungkapnya.
Meski demikian, UPTD Pasar Kalibobo bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan rutin guna menekan lonjakan harga agar tidak memberatkan masyarakat. Warga juga diimbau untuk berbelanja secara bijak menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....