Maroko Rayakan Kemenangan Dramatis, Kerusuhan Warnai Belanda
- 30 Jun 2026 18:58 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Kemenangan dramatis Maroko atas Belanda di babak 32 besar Piala Dunia 2026 disambut euforia besar di Casablanca. Sebaliknya, suasana berbeda terjadi di Den Haag, Belanda, di mana bentrokan antara polisi dan sejumlah pendukung mewarnai malam setelah tim Oranje tersingkir melalui adu penalti.
Melansir dari One Football, polisi Den Haag melaporkan kerusuhan terjadi di kawasan Schilderswijk yang memiliki komunitas Maroko cukup besar. Sejumlah orang menyalakan kembang api berukuran besar dan melemparkannya bersama batu ke arah petugas. Polisi antihuru-hara diterjunkan dan menggunakan meriam air untuk membubarkan massa, sementara beberapa orang diamankan atas dugaan melakukan aksi kekerasan.
Di Maroko, suasana justru berubah menjadi pesta kemenangan. Di Casablanca, keheningan para pendukung saat adu penalti berlangsung seketika pecah menjadi sorak-sorai setelah Ismael Saibari sukses mencetak gol penentu kemenangan yang membawa Maroko melaju ke babak 16 besar.
Perayaan kemudian meluas ke berbagai jalan di Casablanca. Suar dan kembang api menghiasi langit malam, sementara klakson kendaraan terus berbunyi mengiringi konvoi para pendukung yang mengibarkan bendera Maroko hingga menjelang pagi.
Meski pertandingan berlangsung larut malam dan bertepatan dengan hari kerja, puluhan suporter tetap memadati jalan utama sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Mereka menari, bernyanyi, dan meneriakkan yel-yel, termasuk seruan, "Kanada, kami datang."
Dalam pertandingan tersebut, Belanda sempat berada di atas angin setelah Cody Gakpo mencetak gol pembuka pada menit ke-72. Gol itu menjadi momen emosional bagi penyerang Liverpool tersebut setelah pasangannya dikabarkan mengalami keguguran beberapa hari sebelumnya.
Namun, Maroko berhasil memaksakan perpanjangan waktu melalui sundulan Issa Diop pada menit ke-91. Skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan usai dan pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.
Maroko akhirnya menang 3-2 dalam adu penalti dan memastikan tiket ke babak 16 besar. Pada laga berikutnya, tim berjuluk Singa Atlas akan menghadapi tuan rumah bersama Kanada pada Sabtu, 4 Juli 2026, dengan harapan mengulang pencapaian bersejarah mereka sebagai tim Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....