Sejarah Maroko di Piala Dunia. Dari Debut 1970 hingga Menjadi Kebanggaan Afrika

  • 30 Jun 2026 18:45 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Tim nasional Maroko menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika yang memiliki sejarah panjang di ajang Piala Dunia FIFA. Negara berjuluk Singa Atlas (Atlas Lions) ini pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia pada tahun 1970 dan terus mencatatkan berbagai prestasi hingga menjadi tim Afrika pertama yang berhasil mencapai babak semifinal Piala Dunia pada edisi 2022.

Maroko menjalani debutnya di Piala Dunia pada edisi 1970 di Meksiko. Saat itu, mereka menjadi satu-satunya wakil Afrika yang tampil di turnamen tersebut. Meski gagal lolos dari fase grup, Maroko berhasil mencatatkan sejarah dengan meraih hasil imbang 1-1 melawan Bulgaria, yang menjadi poin pertama bagi negara Afrika di Piala Dunia.

Enam belas tahun kemudian, Maroko kembali tampil di Piala Dunia 1986 di Meksiko. Pada edisi ini, mereka menciptakan sejarah sebagai negara Afrika pertama yang berhasil menjadi juara grup dan lolos ke babak 16 besar. Maroko mengungguli Inggris, Polandia, dan Portugal sebelum akhirnya tersingkir secara dramatis setelah kalah tipis 0-1 dari Jerman Barat melalui gol di menit-menit akhir.

Setelah itu, Maroko kembali lolos ke Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat dan 1998 di Prancis. Pada edisi 1998, mereka tampil impresif dengan mengalahkan Skotlandia 3-0. Namun, kemenangan tersebut belum cukup membawa Maroko ke babak berikutnya karena kalah selisih poin dari Brasil dan Norwegia.

Maroko kemudian harus menunggu selama dua dekade untuk kembali ke panggung dunia. Mereka memastikan tiket ke Piala Dunia 2018 di Rusia setelah tampil dominan pada babak kualifikasi zona Afrika. Meski hanya mampu finis di fase grup, penampilan mereka mendapat apresiasi karena mampu bersaing dengan tim-tim kuat seperti Portugal dan Spanyol.

Prestasi terbesar Maroko lahir pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Di bawah pelatih Walid Regragui, Singa Atlas tampil luar biasa dengan menyingkirkan Spanyol melalui adu penalti di babak 16 besar dan mengalahkan Portugal 1-0 di perempat final. Maroko kemudian menjadi negara Afrika pertama dan negara Arab pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia. Meski akhirnya finis di peringkat keempat setelah kalah dari Prancis di semifinal dan Kroasia pada perebutan tempat ketiga, pencapaian tersebut dikenang sebagai salah satu kisah terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

Keberhasilan di Qatar menjadi modal penting bagi Maroko untuk kembali tampil di Piala Dunia 2026. Mereka lolos sebagai juara Grup E pada kualifikasi zona Afrika dan menjadi negara Afrika pertama yang memastikan tiket ke putaran final. Keikutsertaan ini juga menjadi penampilan ketiga secara beruntun bagi Maroko di Piala Dunia, sebuah rekor baru bagi negara tersebut.

Sepanjang sejarahnya, Maroko telah tampil di Piala Dunia sebanyak tujuh kali, yaitu pada 1970, 1986, 1994, 1998, 2018, 2022, dan 2026. Hingga kini, pencapaian terbaik mereka adalah mencapai babak semifinal Piala Dunia 2022, sebuah prestasi yang mengangkat nama Maroko sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.

Dengan perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda yang berkembang di kompetisi Eropa, Maroko kini tidak lagi dipandang sebagai tim kejutan. Singa Atlas telah menjelma menjadi salah satu kandidat kuat dari Afrika yang mampu bersaing dengan negara-negara elite sepak bola dunia pada setiap edisi Piala Dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....