Sejarah Cape Verde Lolos ke Piala Dunia. Debut Bersejarah di Edisi 2026

  • 30 Jun 2026 18:46 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Tim nasional Cape Verde atau Cabo Verde akhirnya mencatatkan sejarah baru dalam dunia sepak bola setelah berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026. Keberhasilan tersebut menjadi penampilan pertama negara kepulauan di lepas pantai Afrika Barat itu di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Cape Verde yang memiliki populasi sekitar 525 ribu jiwa dikenal sebagai salah satu negara terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, pembinaan pemain, dan strategi yang tepat mampu mengantarkan negara kecil bersaing dengan kekuatan besar sepak bola dunia.

Perjalanan sepak bola Cape Verde dimulai setelah negara tersebut merdeka dari Portugal pada 1975. Mereka kemudian bergabung dengan FIFA pada pertengahan 1980-an dan mulai mengikuti babak kualifikasi Piala Dunia pada edisi 2002. Meski beberapa kali gagal lolos, performa tim berjuluk Blue Sharks terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun.

Tonggak kebangkitan Cape Verde mulai terlihat ketika mereka tampil untuk pertama kalinya di Piala Afrika (AFCON) pada 2013. Sejak saat itu, mereka beberapa kali mampu menembus putaran final AFCON dan bahkan mencapai babak perempat final, membuktikan diri sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di benua Afrika.

Pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika, Cape Verde tampil luar biasa. Mereka berhasil finis di puncak grup dengan mengungguli sejumlah tim kuat, termasuk Kamerun. Kepastian lolos diraih setelah kemenangan meyakinkan 3-0 atas Eswatini di laga terakhir kualifikasi yang disambut perayaan besar oleh masyarakat di ibu kota Praia.

Keberhasilan tersebut mengantarkan Cape Verde menjadi negara Afrika debutan di Piala Dunia 2026 sekaligus salah satu negara dengan jumlah penduduk paling sedikit yang pernah tampil di turnamen tersebut. Banyak pemain mereka merupakan bagian dari diaspora Cape Verde yang berkembang di liga-liga Eropa, terutama Portugal, Prancis, dan Belanda.

Pada penampilan perdananya di Piala Dunia 2026, Cape Verde langsung mencuri perhatian dunia. Mereka mampu menahan imbang tim-tim kuat di fase grup dan memastikan tiket ke babak 32 besar, menjadikan mereka negara terkecil yang berhasil mencapai fase gugur Piala Dunia. Prestasi tersebut menjadi salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah turnamen.

Pelatih Bubista menyebut pencapaian ini sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun dan keyakinan bahwa negara kecil pun mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Keberhasilan Cape Verde juga menjadi inspirasi bagi banyak negara berkembang untuk terus membangun sepak bola secara berkelanjutan.

Kini, sejarah telah mencatat Cape Verde sebagai salah satu kisah sukses terbesar di Piala Dunia 2026. Dari negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik hingga mampu tampil di panggung sepak bola dunia, perjalanan Blue Sharks menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat diwujudkan melalui kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....