Veda Ega Pratama Jadi Magnet Sirkuit Pertamina Mandalika

  • 06 Agt 2026 18:51 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mandalika - Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika resmi keluar dari zona krisis. Setelah sempat dihantui rumor pemutusan kontrak oleh Dorna Sports akibat masalah finansial dan minimnya animo penonton di tahun-tahun sebelumnya, kini Mandalika mencatatkan sejarah baru. Fenomena "Veda Ega Pratama" menjadi katalis utama yang mengubah wajah balap motor di Indonesia.

Berbeda dari musim-musim sebelumnya di mana panitia harus bekerja keras memasarkan tiket hingga detik-detik terakhir jelang hari balapan, tahun ini skenario tersebut berputar 180 derajat. Penjualan tiket untuk gelaran MotoGP Mandalika yang dijadwalkan pada bulan Oktober mendatang resmi ditutup pada Juli.

‎Luar biasanya, seluruh kategori tiket—mulai dari General Admission hingga VIP Hospitality—terjual habis hanya dalam waktu 7 jam setelah sesi penjualan dibuka secara daring. Antusiasme masyarakat yang "gila-gilaan" ini menandai titik balik kebangkitan manajemen sirkuit.

‎‎Analis olahraga menilai ledakan animo penonton ini merupakan dampak langsung dari performa impresif pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, di kancah Moto3. Penampilan konsisten dan keberanian Veda di lintasan balap internasional telah membangkitkan kebanggaan nasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.

‎Kehadiran sosok pahlawan lokal di panggung dunia membuat masyarakat Indonesia tidak lagi hanya sekadar ingin menonton ajang balap, melainkan ingin menyaksikan langsung sejarah yang sedang diukir oleh pembalap kebanggaan tanah air di rumah sendiri.

‎Manajemen Mandalika kini bisa bernapas lega. Dorna Sports, selaku pemegang hak komersial MotoGP, memberikan respons positif terhadap perubahan drastis ini.

‎Jika sebelumnya beredar kencang rumor bahwa Dorna akan mencabut kerja sama dan menghapus Mandalika dari kalender balap, kini situasinya berbalik. Pihak Dorna disebut-sebut telah memberikan sinyal kuat untuk segera memperpanjang kontrak penyelenggaraan MotoGP di Mandalika untuk jangka panjang.

‎Dampak figur seperti Veda Ega Pratama telah memberikan energi baru bagi industri balap di Indonesia,dengan tiket yang sudah terjual habis tiga bulan sebelum race day, Mandalika kini bersiap menggelar balapan dengan atmosfer yang diprediksi akan menjadi yang paling meriah dalam sejarah MotoGP di Asia Tenggara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....