Ganti Oli, Motor yang Jarang Dipakai?

  • 24 Jul 2025 10:04 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Motor yang jarang digunakan sering kali dianggap tidak membutuhkan perawatan rutin seperti motor harian. anggapan ini bisa jadi awal dari masalah besar.

Salah satunya soal pergantian oli. Bahkan mungkin banyak yang masih bertanya-tanya, kalau motor jarang dipakai, ganti oli motor berapa bulan sekali?

meskipun motor jarang dipakai, pelumas mesin tetap bisa rusak secara kimiawi dan berdampak buruk kalau tidak diganti sesuai jadwal.

Umumnya, batas ganti oli motor ditentukan berdasarkan jarak tempuh. Tapi kalau motornya jarang dibawa jalan, jelas jarak ini sulit dijadikan patokan. Nah, di sini lah waktu atau durasi jadi acuan yang lebih relevan.

Meskipun motor jarang digunakan,

Selain mengikuti aturan ganti oli motor berapa bulan sekali, ada beberapa gejala yang bisa Anda perhatikan untuk tahu apakah oli sudah tidak layak pakai:

1. Indikator Oli Menyala

Beberapa motor modern sekarang sudah dilengkapi dengan sensor khusus oli. Jadi jika lampu indikator oli menyala, segeralah periksa level dan kualitas oli Anda.

2. Warna Oli Jadi Gelap dan Pekat

Oli baru umumnya berwarna kuning muda atau coklat terang. Saat sudah lama dipakai, warnanya akan berubah menjadi coklat tua atau hitam pekat. Ini tanda oli sudah tercampur dengan kotoran hasil pembakaran mesin.

3. Mesin Jadi Cepat Panas

Penting untuk diketahui, oli yang sudah rusak tidak bisa lagi meredam panas. Akibatnya, suhu mesin cepat naik meskipun Anda hanya berkendara sebentar.

4. Tarikan Mesin Berat

Kalau Anda merasa motor jadi berat saat dipakai, atau akselerasinya lambat, bisa jadi pelumasan mesin sudah tidak maksimal.

5. Konsumsi Bahan Bakar Meningkat

Selain terasa jadi lebih berat, oli yang kotor membuat mesin bekerja lebih keras. Efeknya, motor jadi lebih boros bahan bakar dari biasanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....