Papua Tengah Didorong Hadirikan Kantor Perwakilan Kementerian HAM Di Nabire

  • 13 Agt 2026 07:05 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Tenaga Ahli Menteri HAM Bidang Human Trafficking dan HAM Berat, Gabriel Goa, siap dorong Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama delapan Kabupaten antara lain, Nabire, Mimika, Dogiyai, Paniai, Deiyai, Puncak, Puncak Jaya dan Intan Jaya bersama masyarakat untuk menghadirkan perwakilan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) di Nabire.

Hal nn tersebut disampaikan Gabriel Goa saat berkunjung ke RRI Nabire sekaligus menjadi narasumber pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Menurut Gabriel, keberadaan perwakilan Kementerian HAM di Papua Tengah sangat penting untuk memperkuat pelayanan dan perlindungan hak asasi manusia, mengingat wilayah Papua Tengah memiliki tantangan geografis dan persoalan HAM yang membutuhkan penanganan secara lebih dekat dan cepat.

"Saya berharap Gubernur Papua Tengah bersama para bupati dari delapan kabupaten dapat membangun komunikasi dengan Kementerian HAM Republik Indonesia agar perwakilan kementerian dapat ditempatkan di Nabire sebagai pusat pelayanan HAM di Papua Tengah," jelasnya.

Gabriel menilai, kehadiran perwakilan Kementerian HAM di daerah akan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan berbagai persoalan terkait HAM, termasuk perlindungan kelompok rentan, penanganan korban perdagangan orang, serta persoalan HAM berat.

"Selain itu, keberadaan perwakilan kementerian di Nabire diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan pemenuhan, perlindungan, dan penghormatan HAM bagi masyarakat di seluruh Papua Tengah," ungkapnya.

Gabriel Goa juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga terkait agar berbagai persoalan HAM di Papua Tengah dapat ditangani secara terpadu dan berkelanjutan.

"Dengan adanya perwakilan Kementerian HAM di Nabire, pelayanan dan pengawasan terkait HAM diharapkan tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi dapat lebih dekat dengan masyarakat di wilayah Papua Tengah," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....