Freeport Targetkan Produksi Emas 21 Ton pada 2026
- 15 Jul 2026 02:56 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - PT Freeport Indonesia (PTFI) menargetkan produksi emas mencapai sekitar 700 ribu ons atau setara 21 ton sepanjang 2026. Selain itu, perusahaan juga membidik produksi tembaga sebesar 800 juta pon pada tahun yang sama.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengatakan target tersebut merupakan estimasi volume logam murni yang berhasil diekstraksi dari seluruh bijih hasil penambangan.
"2026 itu jumlah logam yang kita akan hasilkan kira-kira 800 juta pon tembaga dan 700.000 ons emas atau kalau diekuivalenkan ke tonase, sebesar 21 ton," ujar Tony dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI pada Selasa, 14 Juli 2026.
Tony menjelaskan, setelah melalui masa transisi pada 2026, kapasitas produksi bijih diproyeksikan meningkat secara bertahap. Volume penambangan ditargetkan mencapai rata-rata 170 ribu ton bijih per hari pada 2027, meningkat menjadi 208 ribu ton per hari pada 2028, dan mencapai sekitar 226 ribu ton per hari pada 2029.
"Pada 2029 sudah mencapai 226.000 ton per hari yang kita sudah hitung. Di atas 200.000 ton itu adalah tahap level normal atau level 100 persen dari produksi kita," katanya.
Peningkatan kapasitas tersebut akan didukung oleh mulai beroperasinya tambang bawah tanah Kucing Liar yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. Tambang tersebut dipersiapkan untuk menggantikan kontribusi produksi dari Deep Mill Level Zone (DMLZ) yang secara bertahap mengalami penurunan tonase.
"Pada 2029 direncanakan tambang Kucing Liar akan mulai bisa kita tambang untuk menggantikan DMLZ yang mulai merendah tonasenya, sehingga kelangsungan penambangan sekitar 220.000 ton bijih per hari dapat dilanjutkan," ujar Tony.
Sementara itu, berdasarkan laporan Freeport-McMoRan Inc. (FCX), hasil eksplorasi terbaru menunjukkan cadangan tambang Kucing Liar hingga 2041 diperkirakan meningkat menjadi sekitar 8 miliar pon tembaga dan 8 juta ons emas. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan estimasi sebelumnya yang mencapai 7 miliar pon tembaga dan 6 juta ons emas.
FCX juga menyebutkan studi yang diselesaikan sepanjang 2025 mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan kapasitas desain tambang Kucing Liar dari 90 ribu ton menjadi 130 ribu ton bijih per hari. Produksi awal dari tambang tersebut ditargetkan mulai berjalan secara bertahap pada 2030.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....