Merdeka Gold Perluas Cadangan Emas Lewat Pengeboran Baru
- 31 Mei 2026 13:35 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) memulai program diamond deep drilling atau pengeboran dalam untuk menguji potensi tambahan sumber daya emas di Tambang Emas Pani, Gorontalo. Program eksplorasi tersebut mencakup total pengeboran sepanjang 3.600 meter dan difokuskan pada area mineralisasi yang berada lebih dalam dari wilayah yang sebelumnya telah dieksplorasi.
Melansir dari Bloomberg Technoz, langkah ini semakin memperkuat posisi Tambang Emas Pani sebagai salah satu proyek tambang emas primer terbesar di Indonesia. Saat ini, tambang yang berlokasi di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo tersebut memiliki estimasi sumber daya mineral sebesar 291,5 juta ton dengan kadar rata-rata emas 0,75 gram per ton.
Jumlah sumber daya tersebut setara dengan sekitar 7 juta ounce emas. Cadangan itu menjadi fondasi utama pengembangan tambang jangka panjang yang kini terus dipercepat oleh perusahaan.
Wilayah yang menjadi dasar estimasi sumber daya saat ini mencakup sekitar 135 hektare. Namun, area tersebut masih merupakan sebagian kecil dari total konsesi perusahaan yang mencapai 14.670 hektare, sehingga peluang penemuan sumber daya baru masih terbuka lebar.
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Abidin, mengatakan program pengeboran baru ini dirancang untuk menguji keberlanjutan mineralisasi emas di kedalaman yang lebih besar. Pada tahap awal, perusahaan akan melakukan pengeboran melalui enam titik bor yang telah ditentukan.
Saat ini satu unit rig pengeboran telah beroperasi di lapangan, sementara satu rig tambahan dijadwalkan mulai bekerja pada bulan depan. Perusahaan juga membuka peluang untuk memperluas program eksplorasi apabila hasil awal menunjukkan prospek yang positif.
Selain di Tambang Emas Pani, perusahaan juga melanjutkan kegiatan eksplorasi di wilayah Kolokoa. Hingga saat ini, sebanyak 54 lubang bor dengan total kedalaman 11.701,6 meter telah diselesaikan dengan nilai investasi eksplorasi sekitar 2,4 juta dolar AS.
Dari hasil awal tersebut, perusahaan menetapkan target eksplorasi Kolokoa pada kisaran 20 juta hingga 40 juta ton dengan kadar emas antara 0,3 hingga 0,5 gram per ton. Estimasi awal sumber daya mineral di wilayah tersebut ditargetkan dapat diumumkan pada kuartal II tahun 2026.
Merdeka Gold Resources juga menyiapkan eksplorasi lanjutan di wilayah Lone Pine yang dijadwalkan dimulai pada semester II 2026. Untuk mendukung kegiatan tersebut, perusahaan akan melakukan survei geofisika menggunakan metode Mobile Magnetotelluric serta survei magnetik udara berbasis helikopter pada pertengahan tahun ini.
Perusahaan menegaskan seluruh hasil eksplorasi dan pengeboran akan dilaporkan sesuai standar internasional, yakni JORC Code 2012 dan KCMI 2017. Data lanjutan akan diumumkan setelah seluruh hasil pengeboran ditinjau secara menyeluruh.
Sebagai informasi, PT Merdeka Gold Resources Tbk merupakan anak usaha mayoritas dari PT Merdeka Copper Gold Tbk. Tambang Emas Pani menjadi aset utama perusahaan dengan estimasi umur tambang sekitar 15 tahun.
Saat ini, produksi emas di Pani didukung fasilitas heap leach berkapasitas 8 juta ton per tahun. Setelah memulai penambangan pada Oktober 2025, perusahaan berhasil mencapai produksi emas perdana pada Februari 2026 dan melakukan penjualan emas pertama pada Maret 2026.
Ke depan, perusahaan menargetkan pembangunan fasilitas Carbon in Leach (CIL) yang akan mulai beroperasi pada 2028. Kapasitas pengolahan tambang diproyeksikan meningkat menjadi 12 juta ton per tahun pada 2029, dengan target produksi puncak mencapai sekitar 545 ribu ounce emas per tahun pada 2031.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....