BGN Ubah Pola MBG Jadi Lima Hari Imbas Efisiensi
- 27 Mei 2026 02:30 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya memastikan efisiensi anggaran tidak mengurangi jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Namun, pola layanan program mengalami penyesuaian dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, perubahan pola layanan tersebut dilakukan sebagai bagian dari efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pada tahun 2026.
“Yang jelas, dengan adanya efisiensi itu, BGN mendukung. Penerima manfaat tetap, hanya kami mengubah pola yang semula pelayanan enam hari, hari Sabtu tetap diberi, sekarang karena efisiensi anggaran berubah menjadi lima hari,” kata Sony di Bareskrim, Senin 25 Mei 2026.
Sony menjelaskan konsep baru program MBG akan menyesuaikan dengan hari aktif sekolah. Dengan demikian, makanan bergizi hanya diberikan kepada siswa saat berada di lingkungan sekolah.
“Konsepnya MBG diberikan pada saat siswa ada di sekolah. Ada di sekolahnya lima hari,” ujarnya.
Ia juga mengatakan apabila terdapat hari libur di tengah pekan, seperti Rabu atau Kamis, maka distribusi MBG pada hari tersebut tidak dilakukan.
“Biasanya, misalkan di tengah minggu, hari Rabu atau Kamis libur, ya, hari Rabu dan Kamis tidak diberikan MBG,” tutur Sony.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan adanya pemangkasan anggaran MBG hingga Rp67 triliun dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan pada Selasa (19/5/2026).
Menurut Purbaya, realisasi anggaran program MBG pada 2026 telah mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total anggaran yang disiapkan pemerintah. Setelah dilakukan penyesuaian sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, anggaran program MBG kini tersisa Rp268 triliun.
BGN menegaskan perubahan pola layanan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian anggaran tanpa mengubah sasaran utama penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....