DJP Catat 80,7% Wajib Pajak Sudah Lapor SPT via Coretax

  • 28 Apr 2026 19:35 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat progres pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) melalui sistem Coretax telah mencapai 80,7 persen dari target nasional hingga 27 April 2026.

Melansir dari Bloomberg Technoz, jumlah pelaporan SPT Tahunan PPh untuk Tahun Pajak 2025 telah mencapai 12.109.636 SPT. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan menjelang batas akhir pelaporan yang jatuh pada akhir April.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menyampaikan bahwa DJP menargetkan sebanyak 15 juta pelaporan SPT Tahunan pada tahun ini.

Dengan sisa waktu yang terbatas, DJP masih perlu mengejar sekitar 3 juta wajib pajak agar target tersebut dapat tercapai. Upaya optimalisasi sistem Coretax pun terus dilakukan untuk mempermudah pelaporan secara digital.

Mayoritas pelaporan berasal dari wajib pajak orang pribadi karyawan yang mencapai 10.238.700 SPT. Sementara itu, wajib pajak orang pribadi nonkaryawan tercatat sebanyak 1.319.777 SPT.

Untuk wajib pajak badan, pelaporan dengan pembukuan rupiah mencapai 539.198 SPT, sedangkan pembukuan dalam dolar Amerika Serikat tercatat sebanyak 501 SPT. Pada sektor minyak dan gas bumi, pelaporan relatif kecil dengan tiga SPT berbasis rupiah dan 20 SPT berbasis dolar AS.

DJP juga mencatat adanya pelaporan dari wajib pajak dengan tahun buku berbeda dari Januari–Desember. Dalam kategori ini, terdapat 11.403 SPT untuk pembukuan rupiah dan 34 SPT untuk pembukuan dolar AS.

Selain itu, jumlah aktivasi akun Coretax terus meningkat. Hingga 27 April 2026 pukul 24.00 WIB, tercatat sebanyak 18.604.398 wajib pajak telah mengaktifkan akun mereka.

Rinciannya meliputi 17.456.928 wajib pajak orang pribadi, 1.055.977 wajib pajak badan, 91.266 wajib pajak instansi pemerintah, serta 227 wajib pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). DJP berharap peningkatan ini dapat mendorong kepatuhan pajak nasional secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....