Sejarah Hari Operasi Trikora dan Pepera Papua
- 18 Des 2025 07:45 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Setiap tanggal 19 Desember, Indonesia memperingati Hari Operasi Trikora, sebuah momentum penting yang menandai keberhasilan integrasi wilayah Papua ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Operasi Trikora sendiri merupakan singkatan dari Tri Komando Rakyat, sebuah perintah strategis yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 19 Desember 1961 untuk menegaskan kedaulatan Indonesia atas wilayah Papua Barat yang saat itu masih berada di bawah administrasi Belanda.
Operasi Trikora dilaksanakan dengan tujuan utama mengakhiri kekuasaan kolonial Belanda di Papua dan memastikan wilayah ini menjadi bagian sah dari NKRI. Langkah ini dilakukan melalui serangkaian tindakan politik, diplomatik, dan militer. Operasi ini juga melibatkan seluruh unsur rakyat Indonesia, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat sipil, yang bersama-sama bergerak untuk mendukung perjuangan nasional.
Peringatan Hari Operasi Trikora bukan hanya sekadar mengenang momen sejarah, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya persatuan dan kedaulatan nasional. Setiap tahun, pemerintah daerah di Papua dan seluruh Indonesia menyelenggarakan upacara bendera, seminar sejarah, dan kegiatan edukatif lainnya untuk menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda.
Sejarah Operasi Trikora juga menjadi bukti kegigihan dan tekad bangsa Indonesia dalam memperjuangkan wilayah dan hak-hak rakyatnya. Keberhasilan operasi ini akhirnya memuncak pada Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969, yang secara resmi mengintegrasikan Papua Barat ke dalam NKRI.
Hari Operasi Trikora menjadi pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia bahwa kedaulatan tanah air harus dijaga dengan kesadaran kolektif, melalui persatuan, kerja sama, dan semangat nasionalisme. Peringatan ini juga mengajak masyarakat untuk selalu menghargai jasa para pahlawan yang berjuang mempertahankan keutuhan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....