Wanita Meninggal Setelah Makan Kepiting Setan
- 30 Mar 2026 18:32 WIB
- Nabire
Seorang food vlogger asal Filipina, Emma Amit (51), dilaporkan meninggal dunia setelah memakan kepiting beracun yang dikenal sebagai “kepiting setan” atau devil crab.
Dalam video yang ia unggah di media sosial, Emma terlihat berburu, memasak, lalu mencicipi kepiting tersebut. Tak lama setelah memakannya, ia mengalami gejala keracunan, kehilangan kesadaran, dan dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, dua hari kemudian ia meninggal dunia. Temannya yang ikut memakan kepiting itu juga dilaporkan meninggal.
Dilansir dari Klikdokter Kepiting yang dimaksud diduga adalah Zosimus aeneus, yang memang dikenal sangat berbahaya dan banyak ditemukan di wilayah Indo-Pasifik, termasuk Indonesia.
Kepiting setan mengandung racun berbahaya yang tidak hilang meskipun sudah dimasak. Dua racun utama yang ada di dalamnya adalah:
- Tetrodotoksin
Racun ini juga ditemukan pada ikan buntal. Fungsinya menyerang sistem saraf dan bisa menyebabkan kelumpuhan serta gangguan pernapasan. - Saxitoksin
Racun ini sangat kuat dan bisa menyebabkan kelumpuhan hingga kematian, bahkan dalam jumlah kecil.
Racun ini biasanya berasal dari makanan kepiting, seperti alga atau mikroorganisme, bukan dari tubuh kepiting itu sendiri.
Gejala bisa muncul dengan cepat, bahkan dalam hitungan jam setelah dikonsumsi.
- Kesemutan di bibir, lidah, atau wajah
- Pusing dan sakit kepala
- Keringat berlebih
- Mual, muntah, dan diare
- Tubuh terasa lemah
Gejala lanjutan:
- Kelumpuhan
- Sesak napas
- Gangguan jantung
- Penurunan kesadaran hingga koma
- Kejang
- Henti napas
Dalam kondisi parah, korban bisa sadar tetapi tidak bisa bernapas, sehingga membutuhkan alat bantu pernapasan.
Sayangnya, belum ada obat penawar khusus untuk racun kepiting ini. Penanganan yang dilakukan hanya untuk membantu tubuh bertahan, seperti:
- Memberikan oksigen
- Memastikan pernapasan tetap lancar
- Pemantauan kondisi jantung dan saraf
- Pemberian cairan infus
Jika korban bisa bertahan 24–48 jam, peluang untuk sembuh akan meningkat.
Cara terbaik adalah tidak mengonsumsi kepiting yang tidak dikenal.
Hal yang perlu diperhatikan:
- Kepiting setan biasanya berwarna mencolok
- Hidup di terumbu karang dan hutan bakau
- Bisa terlihat mirip dengan kepiting yang aman dimakan
Selain itu, ada juga beberapa kepiting beracun lain di Indonesia seperti:
- Atergatis floridus
- Platypodia granulosa
- Demania toxica
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tidak semua makanan laut aman dikonsumsi. Konten ekstrem demi popularitas bisa berujung fatal.
Lebih baik berhati-hati dan hanya mengonsumsi makanan yang sudah jelas aman, daripada mengambil risiko yang membahayakan nyawa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....