Ragam Kuaci, Dapat Dikonsumsi, Camilan Sehat dari Biji-Bijian

  • 29 Okt 2025 15:58 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Kuaci sudah lama menjadi camilan favorit banyak orang di berbagai belahan dunia. Rasanya yang gurih, teksturnya yang renyah, dan kandungan nutrisinya yang menyehatkan menjadikan kuaci bukan sekadar camilan ringan, tetapi juga sumber energi alami yang kaya manfaat.

Menariknya, kuaci tidak hanya berasal dari biji bunga matahari saja. Ada beberapa jenis kuaci lain yang juga populer dan aman dikonsumsi, masing-masing dengan cita rasa serta kandungan gizi yang berbeda.

1. Kuaci Bunga Matahari atau Sunflower Seeds

Jenis kuaci yang paling dikenal adalah kuaci bunga matahari atau sunflower seeds. Biji ini berasal dari tanaman Helianthus annuus, yang memiliki bunga besar berwarna kuning cerah. Ciri khasnya berbentuk pipih lonjong, berwarna abu-abu kehitaman dengan garis putih di kulitnya. Rasanya gurih dan sedikit manis. Kandungan gizi pada kuaci bunga matahari, kaya akan vitamin E, magnesium, selenium, dan asam lemak sehat, yang tentu saja bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, menurunkan kolesterol, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Kuaci bunga matahari paling sering dijadikan camilan siap saji, bisa juga diolah menjadi topping salad, roti, atau granola.

2. Kuaci Labu atau Pumpkin Seeds atau Pepitas

Kuaci jenis ini berasal dari biji labu kuning dengan nama ilmiah cucurbita pepo. Kuaci labu banyak dikonsumsi di Meksiko dan kini populer di seluruh dunia karena kandungan nutrisinya yang luar biasa. Bentuk kuaci labu oval kecil, kulit tipis, berwarna hijau atau putih pucat. Rasanya gurih dan agak manis dengan aroma khas biji-bijian. Mengandung protein tinggi, zinc, zat besi, dan magnesium, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kualitas tidur, serta membantu metabolisme tubuh.

Kuaci labu bisa dimakan langsung setelah disangrai, dijadikan campuran muesli, salad, atau smoothie bowl.

3. Kuaci Semangka atau Watermelon Seeds

Tak banyak yang tahu, biji semangka juga bisa diolah menjadi kuaci yang lezat dan bergizi. Jenis ini banyak ditemukan di Afrika dan Timur Tengah. Memiliki ciri khas berbentuk kecil lonjong, berwarna hitam atau coklat tua. Rasanya lebih ringan dan sedikit manis dibanding kuaci bunga matahari. Kaya akan protein, zat besi, folat, dan magnesium, yang bermanfaat untuk membantu pertumbuhan otot, menyehatkan kulit, dan menjaga tekanan darah.

Biji semangka biasanya disangrai atau dipanggang sebelum dikonsumsi.

Kini, beberapa produsen bahkan mengolahnya menjadi snack sehat tanpa kulit shelled watermelon seeds.

4.Kuaci Melon atau Melon Seeds

Mirip dengan biji semangka, kuaci melon juga bisa dikonsumsi setelah dikeringkan dan dipanggang. Kuaci ini banyak digunakan di Asia Selatan dan Timur Tengah sebagai campuran minuman dingin tradisional. Kuaci melon berwarna krem pucat dengan bentuk pipih memanjang, dengan rasa yang lembut, gurih ringan, dan tidak terlalu berminyak. Mengandung omega-3, vitamin B kompleks, dan kalsium, yang sangat baik untuk pencernaan dan menjaga kesehatan tulang.

Di beberapa negara, kuaci melon digunakan dalam minuman penyegar musim panas seperti falooda atau es campur India.

5. Kuaci Bunga Teratai atau Lotus Seeds

Jenis kuaci yang satu ini cukup unik. Kuaci teratai atau makhana berasal dari biji bunga teratai air. Populer di India dan Tiongkok, kuaci ini dianggap sebagai superfood alami. Kuaci ini memiliki ciri khas bulat kecil, warna putih krem, dan tekstur renyah setelah dipanggang, dengan rasa ringan, lembut, dan sedikit manis. Memiliki kandungan gizi yang luar biasa seperti tinggi protein nabati, antioksidan, dan rendah kalori, yang bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah, membantu detoksifikasi, dan memperlambat penuaan sel.

Kuaci teratai biasa disajikan sebagai snack panggang sehat atau dijadikan bahan sup dan makanan tradisional Asia.

6. Kuaci Bunga Wijen atau Sesame Seeds

Walaupun berbeda bentuk, biji wijen juga termasuk dalam keluarga kuaci yang bisa dikonsumsi langsung. Kuaci wijen digunakan secara luas dalam masakan Asia dan Timur Tengah. Bentuknya kecil dan oval, warna putih, coklat, atau hitam, rasanya gurih dan berminyak alami. Kuaci bunga wijen mengandung lemak sehat, kalsium, dan antioksidan sesamin, yang sangat baik untuk tulang, rambut, dan menurunkan kolesterol.

Wijen sering digunakan sebagai taburan roti, sushi, atau bahan utama tahini yaitu ssaus wijen khas Timur Tengah.

Dari bunga matahari hingga teratai, dunia kuaci ternyata sangat beragam.

Setiap jenis kuaci menawarkan rasa, tekstur, dan manfaat kesehatan yang berbeda, menjadikannya camilan kecil dengan nilai gizi besar. Baik dinikmati sambil bersantai, belajar, atau bekerja, kuaci tetap menjadi camilan sehat yang tak lekang oleh waktu, kecil ukurannya, besar manfaatnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....