Tempe: Makanan Tradisional Indonesia yang Mendunia
- 30 Mei 2025 19:41 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Pada Maret 2025, Kementerian Kebudayaan secara resmi mengajukan Budaya Tempe untuk masuk dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity). Tempe bukan hanya makanan khas Indonesia, tapi juga warisan budaya yang semakin dikenal dunia. Terbuat dari kedelai yang difermentasi, tempe kaya akan nutrisi dan memiliki sejarah panjang dalam kuliner Nusantara. Berikut beberapa fakta menarik tentang tempe yang mungkin belum kamu tahu!
1. Asli dari Indonesia
Tempe berasal dari Indonesia, khususnya dari Pulau Jawa. Catatan sejarah menunjukkan tempe telah dikonsumsi sejak abad ke-17. Tempe pada awalnya dibuat dari kedelai hitam. Kata tempe berasal dari bahasa Jawa kuno yaitu Tumpi yang berarti makanan yang berwarna putih.
2. Kaya Nutrisi dan Ramah Vegetarian
Tempe merupakan sumber protein nabati yang tinggi, cocok untuk vegetarian dan vegan. Dalam 100 gram tempe, terdapat sekitar 19 gram protein, serat tinggi, vitamin B12 hasil fermentasi, kalsium, zat besi, magnesium. Proses fermentasi juga membuat nutrisi dalam kedelai lebih mudah diserap tubuh.
3. Kaya Probiotik Alami
Tempe difermentasi dengan jamur Rhizopus oligosporus, yang menghasilkan probiotik alami. Probiotik ini baik untuk kesehatan usus, membantu sistem pencernaan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
4. Ramah Lingkungan dan Murah
Tempe dianggap sebagai alternatif protein yang ramah lingkungan, karena proses produksinya menghasilkan emisi karbon lebih rendah dibanding daging. Di Indonesia, tempe juga mudah ditemukan dan sangat terjangkau, menjadikannya pangan rakyat yang menyehatkan.
| Baca juga: Sawi Tumis Telur Jadi Menu Favorit Keluarga |
5. Sudah Mendunia dan Diproduksi di Banyak Negara
Kini tempe diproduksi dan dikonsumsi di berbagai negara seperti Jepang, Belanda, Amerika Serikat, dan Australia. Di beberapa negara, tempe dijual dalam bentuk beku, dikalengkan, atau dijadikan burger dan sosis nabati.
Tempe bukan sekadar lauk pelengkap, melainkan superfood lokal yang membanggakan. Dengan kandungan gizi tinggi, manfaat kesehatan, dan nilai budaya, tempe layak dilestarikan dan dipromosikan lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....